Apa itu Marmer Marmer adalah batuan metamorf yang terbentuk saat batu kapur (batu gamping) menjadi sasaran panas dan tekanan melalui prose...
Bukan Hanya Lapisan Matahari, Ketahui Juga Hal Ini..

Bukan Hanya Lapisan Matahari, Ketahui Juga Hal Ini..

Berbicara tentang lapisan matahari, akan sangat disayangkan kalau tidak membahas beberapa variabel yang termasuk topik penting untuk anda ketahui.

Karenanya, beberapa aspek seperti pengertian, lapisan, dan fungsi dari matahari akan penulis bahas di artikel ini. Untuk pemanasan, mari bahas tentang pengertian matahari lebih dulu.

Pengertian Matahari

Merupakan pusat dari tata surya, matahari berbentuk seperti bola pijar yang besarannya sangatlah luas. Dengan ukuran berkisar 1,4 juta km dan bera kurang lebih 300 ribu kali dari bumi, matahari juga memiliki suhu teramat panas, kurang lebihnya 6000 derajat celcius. Beberapa data menyebutkan, matahari terbentuk dari kumpulan gas, hidrogen, dan helium.

Dari pembahasan singkat mengenai pengertiannya, mari langsung ke topik pembahasan inti.

Lapisan Matahari Adalah..

lapisan matahari
Pembahasan Lapisan Matahari | Amuzigi.com

Dari bentuknya, matahari mempunyai beberapa lapisan, yang terdiri dari: inti matahari, fotosfer, kromosfer, dan korona. Agar pemahaman anda lebih jelas, penulis akan ulas dan jabarkan di bawah.

1. Inti Matahari

Mempunyai suhu paling panas, yakni berkisar kurang lebih 15 juta derajat celsius. Suhu dan tekanan yang teramat tinggi ini dikarenakan faktor atom atom yang terpecah dan menjadi elektron, proton, dan neutron.

Ketika neutron tidak memiliki muatan, maka neutron akan pergi meninggalkan inti ke ara luar dari matahari. Reaksi dari fusi (pergerakan elektron dan proton yang proses terjadinya sangat cepat ini bertabrakan antara satu dengan lainnya) berlangsung di bagian ini dan menghasilkan pancaran keluar dengan bentuk berupa radiasi.

Inti matahari sendiri mempunyai zonasi khusus yang terbagi menjadi dua zona, antara lain:

  1. Zona Radioaktif - Ini adalah lapisan yang menyelubingi pada bagian inti, Dan lapisan ini mempunyai suhu dari dalam keluar ialah sekitar 7 sampai 2 juta derajat celsius.
  2. Zona Konvektif - Ini adalah lapisan yang suhunya sudah menurun. Suhu di lapisan ini sekitar 2 juta derajat celsius. Dan setelah keluar dari zona radiaktif atom-atom di bagian inti akan bergerak ke lapisan terluar dengan suhu yang lebih rendah.


2. Fotosfer

Lapisan ini merupakan permukaan dari matahari. Jaraknya kurang lebih sekitar 350 km. Lapisan fotosfer matahari juga disebut dengan lapisan cahaya. Disebut demikian karena lapisannya memiliki cahaya sendiri (energi panas) yang kuat dan bagian cahaya-nya terlihat hingga ke bumi. Diperkirakan, suhu pada lapisan fotosfer berkisar antara 6000 derajat celcius dengan tingkat ketebalan sekitar 500 km.

3. Kromosfer

Lapisan ini tepat berada di atas lapisan fotosfer dengan suhu sekitar 6000 hingga 50.000 derajat celcius. Biasanya, cahaya dari lapisan kromosfer nyaris tidak akan terlihat oleh mata telanjang. Hal ini dikarenakan lapisan fotosfer memiliki cahaya yang begitu terang sehinggga menutupi cahaya kromosfer.

Tapi, pada keadaan tertentu, baru akan terlihat lapisan kromosfer. Dalam kasus ini, biasanya gerhana matahari total akan menyebabkan lapisan kromosfer begitu jelas. Warna merah dominan akan terlihat karena kandungan helium yang begitu tinggi.

Pada lapisan ini, terdapat lapisan gas dinamis yang sering kali muncul dengan bentuk layaknya lidah api yang pancarannya hingga ketinggan mencapai 200.000 km. Pancaran ini disebut dengan istilah prominesia.

4. Korona

Lapisan ini adalah yang letaknya paling terluar pada bagian lapisan matahari. Lapisan yang dominan berwarna putih ini terlihat mengelilingi matahari ketika gerhana matahari terjadi. Lapisan korona memiliki suhu yang besarannya hingga jutaan derajat celcius. Lapisan ini berupa gas tipis yang bentuknya selalu berubah setiap waktu.

Fungsi Matahari

Sebagai penutup dari artikel ini, beberapa fungsi matahari perlu anda ketahui, antara lain:

  1. Pengaruh sinar infra merah
  2. Pengaruh sinar ultravilet yang bisa membasmi bibit penyakit
  3. Sumber energi yang baik
  4. Pembunuh mikroba yang baik
  5. Mengobati penyakit insomnia dengan menjemur diri dipagi hari
  6. Membantu suasana hati menjadi lebih baik karena sinarnya dapat merangsang sintesis edorfin
  7. Meringankan penyakit sendi dan arthritis
  8. Vitamin D, membantu menghambat pengembangan sel kanker dan melawan penyakit usus, leukimia, dan kanker payudara
  9. Bermanfaat mengurangi gula darah
  10. Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  11. Sinarnya mampu membentuk dan memperbaiki tulang-tulang
  12. Sebagai bahan dalam terjadinya proses fotosintesis.

Bila melihat fungsinya, ternyata matahari berperan penting keberadaannya untuk makhluk hidup di bumi, pun, juga termasuk manusia. Sungguh sebuah keajaiban, ya?

Kurang lebihnya, itulah pembahasan dari penulis tentang lapisan matahari, fungsi, dan pengertian matahari dengan singkat. Semoga cukup membantu anda dalam bidang apapun.
Baca selengkapnya »
Contoh Batuan Metamorf -  Berguna Untuk Bumi, Bermanfaat Untuk Manusia

Contoh Batuan Metamorf - Berguna Untuk Bumi, Bermanfaat Untuk Manusia

Batuan yang terbentuk dari perubahan fisik ataupun kimia yang terjadi pada batuan yang sudah ada (beku ataupun sedimen) karena panas dan juga tekanan. Ini adalah yang disebut dan berakhir dengan sebutan batuan Metamoft. Lalu pertanyaannya, apakah contoh batuan Metamorf?

Kali ini, penulis akan membahas beberapa contoh dari bebatuan yang tergolong ke dalam batuan metamorf, sesuai dengan judul yang penulis cantumkan.

Bisa dibilang, pembentukan batu menjadi batuan metamorf dipengaruhi oleh proses bernama metamorfose yang berakar dari pengaruh suhu dan tekanan yang tinggi. Batu yang awal mulanya adalah batuan beku dan sedimen mengalami perubahan mineralogi. Pun, tekstur dan struktur batu akan berubah akibat adanya perubahan dari temperatur (di atas proses diagenesa dan di bawah titik lebur; 200-350oC < T < 650-800oC) dan tekanan tinggi (1 atm < P < 10.000 atm).

Proses yang bernama metamorfose ini terjadi di dalam bumi yang kedalamannya kurang lebih 3 km hingga 20 km. Winkler (1989) seorang ahli, berkata, "proses-proses metamorfisme itu mengubah mineral-mineral suatu batuan pada fase padat karena pengaruh atau respons terhadap kondisi fisika dan kimia di dalam kerak bumi yang berbeda dengan kondisi sebelumnya. Proses-proses tersebut tidak termasuk pelapukan dan diagenesa".

Contoh Batuan Metamorf


Beberapa contoh dari batuan yang tergolong sudah mengalami proses metamorfose adalah sebagai berikut.

1. Slate

Slate adalah jenis batuan yang terbentuk dari proses metamorfisme. Batuan ini awalnya adalah batuan sedimen Shale dan Mudstone (Batu Lempung). Mempunyai struktor foliasi (slaty cleavage), batu Slate tersusun dari butir yang teksturnya sangat halus (very fine grained).

Informasi Tentang Batuan Slate - Contoh Batuan Metamorf

Asal - Metamorfisme Shale dan Mudstone
Warna - Abu-abu, hitam, hijau, merah
Ukuran butir - Very fine grained
Struktur - Foliated (Slaty Cleavage)
Komposisi - Quartz, Muscovite, Illite
Derajat metamorfisme - rendah
Ciri khas - mudah membelah menjadi lembaran tipis.
Kegunaan - batu sabak yang berbentuk pipih biasa digunakan untuk papan tulis, biasanya juga untuk trotoar dan atap.

2. Filit

Batuan metamorf ini mempunyai susunan atas kuarsa, klorit, dan sericite mica. Filit sendiri adalah proses metamorfisme dari batuan Slate.

Informasi Tentang Batuan Filit - Contoh Batuan Metamorf
Asal - Metamorfisme Shale
Warna - Merah, kehijauan
Ukuran butir - Halus
Struktur - Foliated (Slaty-Schistose)
Komposisi - Mika, kuarsa
Derajat metamorfisme - Rendah – Intermediate
Ciri khas - Membelah mengikuti permukaan gelombang
Kegunaan - Sebagai bahan isolator/isolasi elektrik yang baik dan tahan terhadap api, bahan interior dan exterior untuk lantai dan dinding. Digunakan dalam kontruksi suatu bangunan (atap, dll).

3. Gneiss

Batuan Gneiss didapat dari hasil metamorfisme bebatuan beku yang diproses dalam temperatur serta tekanan amat tinggi. Gneiss sendiri awalnya adalah proses rekristalisasi dan foliasi dari kuarsa, mika, amphibole, dan feldspar.

Informasi Tentang Batuan Gneiss - Contoh Batuan Metamorf

Asal - Metamorfisme regional siltstone, shale, granit
Warna - Abu-abu
Ukuran butir - Medium – Coarse grained
Struktur - Foliated (Gneissic)
Komposisi - Kuarsa, feldspar, amphibole, mika
Derajat metamorfisme - Tinggi
Ciri khas - Kuarsa dan feldspar nampak berselang-seling dengan lapisan tipis kaya amphibole dan mika
Kegunaan - Digunakan Sebagai Agregat, atau sebagai batu untuk bangunan (Building stone).

4. Sekis

Sekis (Shcist) ialah batuan metamorf yang mempunyai lapisan berupa grafit, horndlende, dan mika. Mempunyai mineral, sekis mempunyai beberapa berkas bergelombang yang terlihat seperti kristal yang mengkilap.

Informasi Tentang Batuan Sekis - Contoh Batuan Metamorf

Asal - Metamorfisme siltstone, shale, basalt
Warna - Hitam, hijau, ungu
Ukuran butir - Fine – Medium Coarse
Struktur - Foliated (Schistose)
Komposisi - Mika, grafit, hornblende
Derajat metamorfisme - Intermediate – Tinggi
Ciri khas - Foliasi yang kadang bergelombang, terkadang terdapat kristal garnet
Kegunaan - Digunakan dalam kontruksi suatu bangunan (atap, dll).

Kurang lebihnya, itulah beberapa contoh batuan metamorf yang memiliki keunikan dalam hal kegunaan dan memang bermanfaat sekali untuk kehidupan manusia di bumi.

Baca selengkapnya »
Tidak Diketahui Banyak Orang, Sumber Data SIG Sangat Berharga, Layaknya Emas!

Tidak Diketahui Banyak Orang, Sumber Data SIG Sangat Berharga, Layaknya Emas!

Darimanakah sumber data SIG berasal? Kalau pertanyaan tersebut sedang anda cari jawabannya, penulis memiliki pembahasan lengkap tentang hal ini.

Mari sedikit membahas tentang istilah Sistem Informasi Geografis (SIG) lebih dulu. SIG adalah gabungan dari tiga unsur pokok. Unsur pokok ini sendiri merupakan ketiga singkatan dalam kata SIG, yakni: sistem; informasi; dan geografis. Padanan kata bahasa Inggris-nya adalah Geographic Information System, disingkat GIS.

SIG adalah sistem berupa informasi khusus yang mempunyai kemampuan mengelola data berupa informas spasial, yang berarti mengacu pada referensi keruangan.

Tidak bergerak sendirian, ada beberapa komponen yang mendukung adanya SIG. Kurang lebih, ada lima komponen yang bekerja dan berintegrasi antara satu dengan lainnya, antara lain:

  1. Perangkat keras (hardware)
  2. Perangkat lunak (software)
  3. Manusia
  4. Metode
  5. Data

Jadi, sumber data sistem informasi geografis bisa dilihat ketika kelima komponen diatas bekerja dengan baik dan berintegrasi dengan benar sesuai prosedur yang ada. Layaknya suatu program, ada software SIG yang keberadaannya dapat digunakan untuk menghasilkan gabungan dari data spasial dan data non spasial (atribut).

Penulis sudahi pembasahan tentang pengertian dari sistem informasi geografis. Selanjutnya, penulis akan membahas apa yang ingin anda ketahui sedari tadi.

Sumber Data SIG, Apa Saja?

Sumber Data SIG
Tidak Diketahui Banyak Orang, Sumber Data SIG, Layaknya Emas!

Ada tiga beberapa sumber data yang digunakan ketika ingin mengetahui informasi dengan perangkat lunak sistem informasi geografis, antara lain:

1. Data Lapangan (Teristis)

Sesuai dengan namanya, data ini diperoleh dengan cara langsung datang dan terjun ke lapangan. Data lapangan juga bisa disebut dengan data primer. Sebagai contoh, beberapa yang termasuk dalam kategori data lapangan, adalah: data sensus penduduk; kesuburan dan keasaman (PH) tanah curah hujan; dan suhu.

Pada data sensus penduduk, ada beberapa komponen yang mencangkupnya, antara lain: jenis kelamin, komposisi penduduk, dan ekonomi penduduk.

2. Data Peta

Data ini bisa dibilang adalah "data jadi". Secara pasti, data ini sudah ada dalam bentuk peta dan sudah siap digunakan. Untuk mendukung serta menunjang keperluan SIG lewat komputerisasi, data dari peta kemudian akan dikonversi menjadi data digital.

Tentunya, tidak sembarang peta yang bisa digunakan. Peta ini harus memenuhi beberapa syarat lebih dulu untuk bisa di konversi, antara lain:

  • Jarak antar titik peta sudah sesuai dengan jarak antar titik di permukaan bumi.
  • Luas wilayah pada peta sudah sesuai dengan bentuk asli di permukaan bumi.
  • Sudut dan arah garis di peta tersebut sudah sesuai dengan kondisi aslinya.
  • Bentuk objek dari peta harus benar dan sesuai dengan bentuk sesungguhnya di permukaan bumi.

3. Data Penginderaan Jauh

Data ini adalah yang paling sering digunakan perihal mencari sumber data SIG.

Data penginderaan jauh bisa dalam bentuk citra foto ataupun non-foto. Pun, ada beberapa kriteria dan proses yang berbeda perihal pengumpulan data melalui metode ini. Bila sumber data diambil melalui udara, akan diolah lebih dulu dengan metode interpretasi, yang kemudian disajikan dengan bentuk peta jadi. Bila sumber diambil dengan citra satelit dan sudah dalam format digital, sumber tersebut bisa langsung digunakan hanya dengan koreksi seadanya.

Kurang lebihnya, sumber data SIG akan diambil dengan ketiga metode yang sudah penulis jabarkan seperti di atas.

Mungkin timbul pertanyaan dalam benak anda, untuk apa data SIG yang kemudian sudah diolah menjadi bentuk data yang jadi? Sangat banyak dan memang tidak mempunyai batas hasil dari sumber data tersebut.

Seperti yang penulis bilang di paragraf sebelumnya, sangat banyak!

Faktanya, sumber data SIG saat ini menjadi sumber data yang sangat kongkrit dan berguna untuk bidang apapun. Mulai dari ekonomi hingga peperangan. Sumber data yang diambil melalui berbagai metode sistem informasi geografis ini ternyata sangat berharga, layaknya emas!
Baca selengkapnya »
Ibaratnya, Pengolahan Minyak Bumi Seperti Rangkaian Produksi di Pabrik, Sangat Rumit!

Ibaratnya, Pengolahan Minyak Bumi Seperti Rangkaian Produksi di Pabrik, Sangat Rumit!

Pada dasarnya, roda dunia tidak akan bekerja dengan semestinya tanpa adanya salah satu bahan alam yang sangat dibutuhkan. Minyak bumi namanya. Pun, minyak bumi bukanlah suatu bahan alam yang instan digunakan. Ada proses panjang yang dilewati sebelum menghasilkan hasil jadi yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Kali ini, penulis akan membahas proses pengolahan minyak bumi.

Minyak bumi adalah minyak mentah. Nantinya, ketika selesai pengambilan pada situs sumber daya alam, akan ada beberapa proses yang selanjutnya dikerjakan demi mengolah minyak mentah menjadi suatu bahan yang dibutuhkan.

Sekadar tambahan informasi, minyak bumi adalah campuran dari macam-macam hidrokarbon yang sebagian besar adalah alkana.

6 Proses Pengolahan Minyak Bumi

Proses Pengolahan Minyak Bumi
6 Proses Pengolahan Minyak Bumi - Amuzigi.com

Beberapa proses terhadap minyak mentah dilakukan. Kenapa ada banyak proses? Karena pada dasarnya, pemanfaatan minyak mentah sangat beragam. Sebut saja, minyak tanah; bensin; reagen kimia; dan pembuatan obat-obatan. Semua hasil jadi, melalui proses yang berbeda. Itulah mengapa terdapat banyak proses terhadap pengolahannya.

1. Proses Destilasi

Ini adalah salah satu proses yang melakukan pemisahan terhadap fraksi di dalam minyak bumi. Fraksi ini dibedakan pada perbedaan titik didih. Umumnya, proses destilasi dilakukan pada wadah dengan bentuk tabung tingg yang mempunyai ketahanan terhadap udara (kedap udara).

Kurang lebih, proses awalnya, minyak mentah dialirkan ke dalam tabung, kemudian dipanaskan dengan tekanan 1 atmosfer dengan suhu 370 derajat celcius.

Kemudian, fraksi ini nantinya akan dipisahkan lagi. Beberapa pemisahan fraksi akan didasarkan pada titik didih. Titik didih terendah akan diletakkan pada bagian atas tabung, fraksi didih tinggi akan diletakkan pada bagian dasar tabung.

Hasil dari proses destilasi terhadap minyak mentah, antara lain: gas, bensin, minyak tanah, dieset, oli, lilin, dan aspal. Proses destilasi tidak langsung menghasilkan bahan jadi. Nantinya, akan ada proses dan tahapan selanjutnya untuk menghasilkan bahan jadi.

2. Proses Cracking

Proses ini adalah proses mengurai molekul-molekul besar senyawa hidrokarbon minyak mentah menjadi lebih kecil. Nama lain dari proses ini adalah proses refinery. Umumnya, ada tiga cara berbeda dalam proses ini, yakni:

  1. Thermal Cracking
  2. Catalyc Cracking
  3. Hydrocracking

3. Proses Reforming

Proses ini dilakukan untuk mengubah struktur pada molekul fraksi dengan mutu buruk menjadi lebih baik mutu molekul fraksinya. Proses ini dilakukan dengan menggunakan katalis (proses pemanasan). Proses ini disebut juga dengan proses isomerasi.

4. Proses Polimerasi dan Alkilasi

Proses ini identik dengan menambahkan jumlah atom di fraksi agar fraksi tersebut mempunyai panjang dan cabang yang banyak. Proses alkilasi menggunakan bahan katalis asam kuat, seperti: H2SO4, HCL, atau AlCl3 (asam Lewis).

Proses polimerisasi ialah penggabungan antara molekul kecil menjadi molekul lebih besar di fraksi sehingga mutu mengalami peningkatan. Jadi, tahap ini bersangkutan satu sama lain.

5. Proses Treating

Ini adalah proses dimana pemurnian fraksi minyak bumi melalui tahap eliminasi dari bahan pengotor yang terlibat pada proses pengolahan minyak bumi. Pada proses treating, akan ada bahan di dalam minyak bumi yang dihilangkan, antara lain:

  1. Bau tidak sedap - dihilangkan lewat proses copper sweetening and doctor treating
  2. Parafin - dihilangkan dengan proses solvent dewaxing
  3. Lumpur dan warna - dihilangkan dengan proses deasphalting
  4. Belerang - dihilangkan dengan proses desulfurizing.

Inti dari proses treating adalah menghilangkan bahan yang tidak punya manfaat dan mutu. Setelah proses ini, minyak mentah akan sangat berguna kehadirannya.


6. Proses Blending

Blending dilakukan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk agar siap pakai. Caranya, minyak mentah akan dicampurkan dan ditambahkan dengan bahan aditif. Dari banyaknya bahan, salah satu yang aktif adalah TEL (Tetra Ethyl Lead). TEL adalah bahan aditif yang gunanya untuk menaikkan oktan bensin. Setelah proses blending, akan tercipta minyak bumi dengan mutu lebih baik dan siap dipakai.

Hasil Dari Proses Pengolahan Minyak Bumi

Setelah melalui proses yang panjang di atas, akan tercipta hasil jadi dari minyak bumi siap pakai, antara lain:

LPG – Hasil pengolahan minyak bumi berupa gas cair yang memiliki unsur hidrokarbon ringan. Biasanya LPG ini digunakan untuk bahan bakar industri rumah tangga yaitu untuk memasak.

Bensin – Merupakan salah satu bahan bakar yang setiap harinya diburu oleh pengendara motor maupun mobil.

Kerosin – Adalah bahan bakar yang saat ini sulit ditemukan. Akan tetapi kerosin ini saat ini masih dicari sebagian masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk menyalakan api pada arang.

Solar – Umumnya, digunakan sebagai bahan bakar dalam pembakaran mesin diesel, baik itu mesin kendaraan ataupun mesin industri.

Yap, kurang lebihnya, itu adalah yang bisa penulis jabarkan mengenai bahasan pengolahan minyak bumi dari mentah hingga menjadi bahan siap pakai. Cukup mudah untuk anda pahami, kan?
Baca selengkapnya »
Suatu Negara Punya Keuntungan Tersendiri Dari Letak Astronomis-nya, Sudah Tahu?

Suatu Negara Punya Keuntungan Tersendiri Dari Letak Astronomis-nya, Sudah Tahu?

Mungkin anda belum mengetahui letak astronomis Indonesia, mungkin juga sudah tahu dan hanya ingin memastikannya saja. Untuk lebih jelasnya, penulis akan mengupas tuntas pembahasan ini agar di kemudian hari, anda sudah mengerti dengan betul bagaimana persisnya perihal ilmu ini.

Sounds good?

Pengertian Letak Astronomis

Melihat pengertiannya, astronomis menandakan letak suatu negara atau wilayah yang dilihat dari posisi garis bujar dan garis lintang.

Garis Bujur

Pengertiannya, garis ini adalah garis khayal atau bisa juga disebut imajiner yang langsung menghubungkan secara vertikel wilayah kutub utara dan kutub selatan. Selain itu, garis bujur pun membagi bumi menjadi dua wilayah terpisah yang amat besar, yakni, bumi bagian barat yang disebut juga dengan bujur darat dan bumi bagian timur yang disebut juga dengan bujur timur.

Garis Lintang

Pengertian garis lintang sangat berbeda dari garis bujur.  Hal ini ditandai dengan perbedaan letak derajat suatu wilayah. Garis lintang yang ada di angka 23½ derajat sebutannya adalah garis balik; Wilayah yang garis lintangnya ada di angka 90 derajat disebut titik kutub; wilayah yang berada di garis lintang angka 66½ disebut dengan garis lingkar kutub; Garis lintang pada angka 0 derajat disebut dengan garis ekuador.

Letak Astronomis Indonesia

letak astronomis
Suatu Negara Punya Keuntungan Tersendiri Dari Letak Astronomis-nya, Sudah Tahu?

Sekadar mengingatkan anda, letak Indonesia bila dilihat dari sisi astronomisnya, adalah sebagai berikut:

  • Wilayah Indonesia terletak pada 6 derajat Lintang Utara (LU) – 11 Lintang Selatan (LS).
  • Wilayah Indonesia terletak pada 95 derajat Bujur Barat (BT) – 141 Bujur Timur (BT).


Melihat dari letaknya, secara astronomis, Indonesia adalah salah satu negara atau wilayah yang mempunyai iklim tropis. Indonesia sebagai suatu wilayah memenuhi syarat sebagai negara dengan iklim tropis karena terletak pada 23½ derajat LU hingga 23½ derajat LS. Karena letak garis bujurnya, wilayah Indonesia mempunyai tiga zona waktu, yakni: Waktu Indonesia Barat (WIB); Waktu Indonesia Tengah (WITA); Waktu Indonesia Timur (WIT).

Untuk informasi yang lebih detil dan implisit, letak persis suatu wilayah atau negara akan diatur oleh Undang-undang  dan membahas batas wilayahnya. Semisal, di Indonesia ada Undang-undang yang mengatur perihal batasan wilayah, hal ini diatur dalam UU Nomor 43 Tahun 2008 yang isinya perbatasan wilayah negara baik darat, lautan, dan udara.

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia


Ada beberapa dampak terhadap negara Indonesia bila melihat letaknya melalui ilmu astronomis. Penulis akan menjabarkan beberapa pengaruhnya.

Indonesia Dilewati Oleh Garis Khatulistiwa

Karena dilewati oleh garis khatulistiwa, Indonesia adalah negara yang mempunyai iklim tropis. Hal ini ditandai juga dengan curah hujan yang amat tinggi di Indonesia sepanjang tahun.

Dengan begitu juga, Indonesia punya suhu dan kelembaban yang sangat tinggi. Dengan demikian, hutan yang lebat dan hijau dimiliki oleh beberapa wilayah di Indonesia.
Untuk lebih jelasnya, inilah beberapa ciri yang harus ada pada suatu wilayah atau negara dapat disebut dengan negara tropis, antara lain:

  1. Curah hujan begitu tinggi dan terdapat banyak hutan hijau tropis
  2. Sinar matahari sepanjang tahun cukup terik
  3. Kelembaban dan suhu yang tinggi
  4. Hanya mempunyai dua musim, yakni, musim kemarau dan penghujan.


Keuntungan Letak Astronomis Indonesia


Untuk anda ketahui, Indonesia sebagai suatu negara mempunyai beberapa keuntungan karena letak secara astronomisnya yang sudah anda ketahui dari penjabaran di atas. Beberapa keuntungan yang dimiliki oleh Indonesia adalah sebagai berikut.

Hanya Memiliki Dua Musim dan Menjadi Paru-Paru Dunia

Seperti yang penulis sebutkan di atas, karena letaknya dilewati oleh garis khatulistiwa, Indonesia hanya memiliki dua musim, kemarau; dan penghujan. Begitu juga dengan iklim tropisnya, banyak sekali hutan hujan tropikal yang luasnya sangat besar. Dengan begitu, Indonesia adalah paru-paru dunia.

Tanahnya Sangat Subur 

Karena letak dan iklim tropisnya, beberapa wilayah di  Indonesia sangat subur tanahnya. Ditambah dengan curah hujan tinggi dan intensitas matahari yang lebih dari cukup, banyak tumbuhan langka tumbuh dan berkembang di Indonesia. Pun, untuk pertanian dan perkebunan, Indonesia sangatlah ideal.

Curah Hujan Tinggi

Jarang kekeringan, curah hujan yang tinggi sangat membantu beberapa wilayah di Indonesia. Pun, bila ada kekeringan, biasanya tidak akan terlalu lama kejadiannya.

Aneka Ragam Flora dan Fauna

Karena luas wilayahnya yang luas, flora dan fauna di Indonesia sangat banyak jenisnya. Dengan begitu, ekosistem di Indonesia sangatlah terjaga dan memang beragam.

Ideal Sebagai Daerah Pariwisata dan Menambah Devisa Negara

Terdapat ribuan pulau di Indonesia yang amat beragam. Ini menyebabkan aneka ragam hayati terdapat di Indonesia. Tentu, hal ini adalah salah satu potensi untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi pariwisata potensial.  Pantai, gunung, padang rumput, danau, sungai dan lainnya terdapat di Indonesia.



Setelah membaca informasi mengenai letak astronomis dan jabaran lebih lanjut mengenai wilayah Indonesia dari sisi astronomisnya, semoga artikel ini dapat membantu anda memahami sekaligus mensyukuri kenikmatan ini. Sudahkah anda bersyukur?
Baca selengkapnya »
Magma Adalah Cairan Dinamis, Tanpa Magma, Bumi Akan Biasa Saja Bentuk dan Bentang Alamnya

Magma Adalah Cairan Dinamis, Tanpa Magma, Bumi Akan Biasa Saja Bentuk dan Bentang Alamnya

Bila melihat dari sisi geologinya, magma adalah campuran dari batuan cair (molten rock) yang letaknya ada di bawah permukaan bumi. Pada bagian bawah bumi, magma lertekak persis di ruangan yang disebut dengan dapur magma (magma chamber.) Beberapa campuran yang kemudian menjadi magma kurang lebihnya ada empat material, yakni:

  • Tubuh magma - ini adalah cairan yang suhunya amat panas, disebut juga dengan melt (lelehan dan leburan magma)
  • Mineral - banyak sekali mineral yang terkristalisasi karena lelehan magma
  • Bebatuan padat - biasanya, banyak sekali batuan yang ikut terseret masuk dalam cairan magma, batuan ini berasal dari dinding kamar magma
  • Zat alam - zat ini biasanya berbentuk gas dan ikut larut dalam cairan magma.

Dengan campuran empat material atau komponen di atas yang penulis sudah jabarkan, magma mempunyai suhu teramat panas. Kurang lebihnya, magma mempunyai suhu 700 sampai 1300 derajat celcius.

Magma adalah cairan yang sangat dinamis. Pun, magma adalah cairan yang seringkali berevolusi dan menjadi bentuk dari bentang alam baru yang berbeda. Proses ini terjadi secara alami dan dapat dilihat dari studi fisika dan kimiawi. Penyebabnya, tidak lain adalah perubahan dari lingkungan yang terjadi ketika magma bergerak.

Magma adalah zat yang dinamis? Bagaimana Proses Terbentuknya?

Magma Adalah Zat Dinamis, Ini Proses Terbentuknya
Magma Adalah Cairan Dinamis, Tanpanya Bumi Akan Biasa Saja Bentuk Alamnya

Sebenarnya, bumi yang saat ini menjadi tempat tinggal manusia memiliki struktur yang sama persis seperti bawang merah. Yap, bawang merah. Melihat dari lapisan lapisan yang berkumpul menyelimuti inti bumi, ini sama persis pada struktur dan lapisan yang ada pada bawang merah. Unik, ya?

Pada dasarnya, ada tiga lapisan paling utama perihal struktur pada bumi, yakni; inti bumi dengan suhu amat panas, mantel bumi dengan struktur yang amat tebal dan kerak bumi, inilah tempat dimana kita hidup, yakni pada lapisan paling luar dari bumi.

Asal usul magma terbentuk dalam beberapa cara yang berbeda, hal ini disebabkan oleh perbedaan struktur, suhu dan tekanan antara lapisan mantel bumi dan kerak bumi. Ada tiga proses pembentukan magma, yaitu decompression melting, transfer panas dan flux melting.

Kembali ke topik, bagaimana proses terbentuknya magma?

Idealnya, magma adalah hasil bentukan dari cara yang berbeda beda. Ini terjadi karena terdapat beberapa perbedaan, seperti; beda struktur dan juga beda suhu serta tekanan lapisan bumi. Tiga proses tentang pembentukan magma di bawah ini adalah yang perlu anda ketahui.

Decompression Melting

Ini adalah proses dimana terdapat pergerakan dari komponen penyusun mantel bumi yang sangat panas. Pergerakannya mengarah ke atas.

Material yang amat panas ini kemudian naik ke atas dengan tekanan yang relatif rendah melalui konveksi panas. Bila mengacu pada hukum fisika, tekanan akan berbedang lurus sejalan dengan titik lebur.

Daerah yang mempunyai tekanan lebih rendah pasti memiliki titik lebur yang rendah juga. Jadi, maksud dari dekompresi adalah menurunnya tekanan pada bagian atas dan membuat lapisan mantel berbentuk solid ini mencair dan membentuk magma.

Proses ini sangat sering terjadi di daerah yang divergent. Daerah ini adalah lokasi dimana lempeng tektonik terpisah satu sama lain. Pergerakan dari lempeng ini berakibat magma di bagian bawah bumi bergerak ke atas dan mengisi ruangan yang kosong. Kemudian, magma membeku dan menjadi lapisan baru di lapisan luar bumi.

Transfer Panas

Magma adalah cairan yang dinamis. Karena itu, magma juga bisa tercipta akibat energi panas yang berasal dari batuan cair yang kemudian mengintrusi lapisan luar bumi yang sifatnya dingin. Ketika batuan cair ini membeku, panas akan menyebar di sekelilingnya. Karena proses ini, batuan akan meleleh dan menjadi magma.

Umumnya, proses ini terjadi pada daerah kovergen. Yang mana, terdapat lempeng tektonik yang gerakannya saling bertubrukan. Batuan cair yang berada persis di bawah lempeng akan mempengaruhi lapisan dari dinding bagian atas. Proses ini menyebabkan suhu yang panas dan menciptakan magma. Kurang lebih jutaan tahun lamanya, magma yang ada di zona subduksi berubah dan membentuk busur vulkanik. Ini adalah yang kita kenal sebagai rangkaian gunung berapi aktif.

Flux Melting

Proses ini terjadi ketika air dan karbondioksida masuk pada bebatuan. Dua senyawa ini akan mengakibatkan batu meleleh dan suhunya lebih rendah daripada yang seharusnya.

Layaknya proses transfer panas di atas, proses bernama Flux Melting juga seringkali terjadi pada daerah zona subdiksi. Pada proses ini, air yang menutupi lautan paling dasar pada zona subduksi akan menurunkan titik lebur pada mantel bumi. Karenanya, magma akan segera naik ke permukaan bumi.


Bila melihat dari proses pembentukannya, magma adalah zat yang memang mempunyai beberapa proses pembentukan yang berbeda. Walau berbeda, ciri dan apa yang terkandung dalam magma adalah sama persis sifatnya.
Baca selengkapnya »
Apa Manfaat Nikel Untuk Manusia? Dari Skala 1 - 10,  Hasil Tambang Ini Mendapat Nilai 9!

Apa Manfaat Nikel Untuk Manusia? Dari Skala 1 - 10, Hasil Tambang Ini Mendapat Nilai 9!

Pada artikel ini, penulis akan menjabarkan beberapa manfaat nikel yang sebenarnya dapat anda rasakan ketika menjalani kehidupan sehari hari. Tidak sadar apa saja kegunaannya?

Membahas tentang nikel, hasil tambang yang satu ini mempunyai unsur kimia dengan bentuk metal dan biasanya ditambang di daerah – daerah tertentu.

Nikel mempunyai nama dan nomor atom 28 yang sekarang ini mempunyai lambang Ni. Bila anda bingung, kenapa nikel mempunyai unsur metal, padahal nikel asli yang baru ditambang memiliki sifat lembek dan dapat dibentuk. Ini karena biasanya, nikel mempunyai proses yang olahannya dengan cara dipadukan dan dicampurkan dengan logam lain, seperti besi dan krom. Ketika ditempa, nikel mempunyai ciri berwarna putih keperakan.

Nikel adalah hasil tambang yang merupakan elemen pembentuk inti bumi. Diketahui dari data yang ada, 10% inti bumi terbbentuk dari nikel.

Karena merupakan salah satu unsur yang membentuk inti bumi, tidak jarang nikel cukup sulit ditemui dan ditambang. Pun, umumnya nikel yang didapat dari hasil tambang mempunyai asal dari larutan nikel yang berada di laut, dengan kisaran jumlah sekitar 8 juta ton.

Fakta Umum Tentang Nikel

Nama : Nikel / Nickel
Lambang : Ni
Nomor atom : 28
Massa Atom : 58.71 gr/mol
Kepadatan : 8.9 gr / cm3
Titik lebur : 1453 C
Titik Didih : 2913 C
Isotop : 10
Penemu : Alex Constedt

Nikel sendiri di dunia memiliki banyak manfaat dan kegunaan, terutama dalam bidang industri baja dan kebutuhan hidup sehari hari.

Manfaat Nikel di Kehidupan Sehari-Hari

Manfaat Nikel Untuk Manusia
Apa Manfaat Nikel Untuk Manusia? Dari Skala 1 - 10, Nilai Hasil Tambang Ini Ada di 9!

Ternyata, tak jarang ditemui bahwa nikel sering dimanfaatkan untuk kehidupan manusia. Beberapa industri memang menggunakan nikel sebagai bahan dasar produksi. Berikut ini adalah manfaat dan kegunaan nikel yang biasanya dimaksimalkan oleh manusia.

1. Campuran Bahan Pembuatan Stainless Steel - Manfaat Nikel Untuk Rumahan

Bila menggunakan besi biasa atau steel, produk memiliki kecenderungan yang mudah mengalami karat atau stain ketika mengalami proses osidasi, seperti trkena air ataupun udara. Dengan adanya campuran nikel dan krom, akan tercipta jenis besi yang tahan akan karat, yaitu stainless steel.

Stainless steel adalah besi anti karat yang populer dan sering digunakan industri. Beberapa benda dan produk dari stainless steel yang akrab dalam kehidupan kita sehari-hari:

  • Peralatan makan, seperti sendok, garpu dan sumpit
  • Pembuatan knalpot motor dan mobil
  • Rantai jam tangan
  • Besi – besi pada konstruksi bangunan
  • Peralatan sanitasi, seperti kran air dan shower.

2. Campuran Besi Baja - Manfaat Nikel Untuk Industri

Jenis jenis baja kuat biasanya memperlibatkan hasil tambang nikel ketika proses pembuatan dan campurannya. Biasnaya, besi baja yang mempunyai andil nikel di dalamnya mempunyai kekuatan yang lebih baik dibandingkan besi baja yang dicampu alumunium. Disamping itu, besi baja dengan campuran nikel dipastikan memiliki ketahan terhadap karat yang lebih baik dibandingkan besi baja murni, walaupun tidak sebaik stainless steel. Beberapa aplikasi dapat kita lihat secara langsung, antara lain:

  • Sebagai pembuatan konstruksi jembatan, jalan laying, dan gedung
  • Sebagai rel kereta.

3. Sering Digunakan Pada Bidang Otomotif dan Variasinya

Bila anda seorang penggila dan mempunyai hobi di bidang otomotif, nikel adalah salah satu yang familiar untuk anda, bukan? Umum digunakan, nikel dan krom sering menjadi bahan lapisan tambahan pada part – part otomotif agar menjadi lebih kinclong dan menarik. Dengan adanya lapisan ini, seringkali digunakan juga untuk mencegah munculnya karat, dapat juga menjaga kualitar part agar tidak cepat rusak. Beberapa yang mungkin anda ketahui adalah:

  • Velg
  • Rangka
  • Bumper
  • Knalpot
  • Bagian – bagian kecil, seperti pijakan kaki, handle rem dan spion.

4. Pelapis Senjata - Manfaat Nikel Untuk Militer

Nikel dengan sifatnya yang kuat dan anti karat, sering juga dimanfaatkan sebagai pelapis terluar untuk berbagai senjata produksi pabrikan ternama. Dengan adanya lapisan nikel pada bagian luar senjata, dapat dipastikan senjata akan bertambah baik, karena menjadi lebih kuat dan tahan karat serta tidak mudah mengalami korosi.

Meskipun pada poin nomor empat manfaat nikel tidak ditemui pada aktivitas dan kegiatan sehari-hari manusia, tetap saja nikel merupakan penyumbang andil terbesar pada poin tersebut. Setuju?
Baca selengkapnya »
Home