ENDAPAN SKARN

Berikut sekilas mengenai Endapan Skarn,,,, Semoga bermanfaat

PENDAHULUAN

Skarn merupakan sebuah terminology pada dunia pertambangan untuk mengidentifikasikan suatu lapisan seperti seam yang berwarna gelap (kehitaman) akibat dari adanya intrusi (terobosan) oleh fluida pembawa bijih.

Endapan skarn juga dikenal dengan beberapa terminology lain, yaitu : hydrothermal metamorphic, igneous metamorphic, dan contact metamorphic. Umumnya terbentuk pada kontak antara intrusi plutonik dengan batuan induk (country rock) karbonat. 

Pada saat kontak dengan batuan karbonat, maka batuan samping tersebut terubah (altered) menjadi marbel, calc-silicate hornfelses, dan/atau skarn akibat dari kontak metamorfik ini. Temperatur pembentukan endapan skarn ini berkisar sekitar 650-440°C. 

Beberapa mineral bijih (oksida ataupun sulfide) dan fluorite biasanya muncul (terbentuk) pada lingkungan skarn ini. Umumnya dijumpai fluorite (CaF2) mendukung pendapat bahwa silika dan beberapa logam bereaksi dengan batuan gamping. 
Baca juga : Penjelasan Endapan Greisen

GENESA

Tahap pertama (Initial Isochemical Metamorphism)
Tahapan ini mengakibatkan rekristalisasi dari batuan samping akibat adanya intrusi. Batugamping menjadi marbel; shale menjadi hornfles; serta Batupasir kuarsa.

Reaksi-reaksi terbentuknya skarn dapat terjadi di sepanjang kontak batuan. Secara prinsip, proses-proses ini membentuk adanya isokimia metamorfisme akibat dari difusi unsur-unsur akibat pergerakan fluida, dan merupakan bagian dari pergerakan air metamorfik. Batuan akan menjadi lebih brittle dan menjadi media yang lebih baik untuk infiltrasi fluida-fluida pada tahapan selanjutnya.

Initial Isochemical Metamorphism
Gambar : Initial Isochemical Metamorphism
Tahap kedua (Multiple Stage of Metasomatism)
Adanya infiltrasi antara fluida hidrothermal-metamorfik mengakibatkan terubahnya batuan samping yang sebelumnya sudah terbentuk pada tahapan pertama menjadi skarn. 

Proses ini terjadi pada temperatur 800-400 °C, mineral bijih akan mulai terendapkan pada saat pluton mulai mengalami pendinginan. Mineral-mineral yang terbentuk pada tahapan ini relatif bersifat anhydrous. Pengendapan mineral-mineral oksida (magnetite dan kasiterit) dan disusul oleh sulfida-sulfida mulai terbentuk pada tahapan akhir di stage ini.

Multiple Stage of Metasomatism
Gambar : Multiple Stage of Metasomatism
Tahap ketiga (Retrograde Alteration)
Tahapan ini merupakan retrograde (perusakan) yang diikuti oleh pendinginan pluton dan menyebabkan terjadinya alterasi hydrous akibat infiltrasi air meteorik. Kalsium akan terlindikan (leached) dan menghasilkan mineral - mineral seperti epidot (low-iron), klorit, aktinolit, dll. 

Penurunan temperatur akan menyebabkan terbentuknya mineral-mineral sulfida. Kontak reaksi dengan marbel akan mengakibatnya netralisasi larutan hidrothermal, sehingga mengakibatkan terbentuk bijih sulfida dengan kadar yang tinggi. Proses retrograde yng akan menghasilkan alterasi ini akan lebih intensif berlangsung pada kedalaman yang dangkal.

Retrograde Alteration
Gambar : Retrograde Alteration

KLASIFIKASI

Skarn dapat dikelompokkan sesuai dengan batuan yang digantikannya. Ada dua terminology pembagian utama, yaitu; Exoskarn dan Endoskarn. 

Exoskarn digunakan jika replacement yang terjadi pada batuan karbonat metasedimen (umumnya berupa marble). Sedangkan endoskarn digunakan jika replacement terhadap batuan intrusi. Beberapa ahli mengembangkannya untuk jenis batuan lain, termasuk shales, vulkanik, dll. Tetapi kebanyakan endapan-endapan skarn yang ada di dunia terdapat dalam calcic exoskarns.
Baca juga : Penjelasan Endapan Pegmatitik

MINERALISASI


Mineral-mineral penting yang terbentuk pada endapan skarn antara lain:

  1. Andradite (Ca3Fe2Si3O12) - garnet, 
  2. Hedenbergite (CaFeSi2O6) - diopside (CaMgSi2O6), 
  3. Iron-rich hornblende 
  4. Actionalite (Ca2(Mg,Fe)5Si8O22(OH)2) - tremolite (Ca2Mg5Si8O22(OH)2). 

Pada umumnya mineral-mineral di atas merupakan mineral-mineral yang terbentuk pada lingkungan metamorfik.


Bijih – bijih oksida juga sangat umum dijumpai pada endapan skarn. Contohnya adalah pembentukan hematit : 2FeF3 + 3CaCO3 Fe2O3 + 3CaF2 + 3CO2

Referensi
Anthony M. Evans., Ore geology and Industrial Minerals (An Introduction)., 1994
Charles S. Hutchinson., Economic Deposits and Their Tectonic Setting., 1987
John M. Guilbert and Charles F. Park Jr., ORE DEPOSIT., 1986
Advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()