GEOLOGI LEMBAR KUALAPEMBUANG, KALIMANTAN

STRATIGRAFI


Berikut tatanan stratigrafi untuk lembar Kualapembuang, Kalimantan
Qap ENDAPAN PANTAI; terdiri atas pasir, lanau dan sedikit lempung. Pasir mengandung kuarsa berwarna putih kekuningan, berbutir halus – sedang tak berlapis, setempat ditemukan sisa organic laut. Endapan ini membentuk morfologi gumuk pasir yang memanjang sejajar pantai dengan tebal mencapai 2 meter.

Qas ENDAPAN SUNGAI; tersusun atas kerakal/kerikil, pasir lanauan, lempung dan lumpur mengandung sisa organic darat. Kerakal/kerikil dan pasir umumnya tidak kompak terdiri dari komponen batuan (batupasir/kuarsa/batubara) dan sisa tumbuhan. Lanau, lempung dan lumpur banyak dijumpai di daerah dekat muara sungai tercampur dengan sisa tumbuhan halus. Beberapa garis kelurusan yang hampir sejajar alur sungai menunjukkan pengaruh kegiatan sungai pada waktu banjir.

Qar ENDAPAN RAWA; terdiri atas gambut, lanau, lempung dan lumpur. Gambut berwarna coklat kehitaman, tidak kompak, masih terlihat bekas tumbuhan. Lanau, lempung dan lumpur umumnya berwarna putih kecoklatan, banyak mengandung sisa organic darat. Singkapan yang baik bisa ditemukan pada musim kemarau panjang.

Qad ENDAPAN DELTA; terdiri atas pasir kasar – halus berwarna coklat terang, setempat ditemukan sisa organic laut. Lanau dan lumpur berwarna kelabu terang, kadang berlapis mengandung sisa organic dan terletak relative di bawah pasir kasar – halus. Singkapan ini hanya terdapat di muara Sungai Pembuang diduga merupakan endapan delta yang dipengaruhi oleh kegiatan ombak. Endapan ini berupa satuan runtunan delta yang progradasi. Di beberapa tempat endapan ini sering tercampur dengan endapan permukaan lainnya.

Qau ENDAPAN KLASTIK TAK TERPISAHKAN; terdiri atas pasir, lanau, lempung dan gambut. Pasir berbutir kasar – halus umumnya terdiri atas kuarsa, feldspar dan biotit, berwarna coklat terang, tidak berlapis, setempat dijumpai komponen konglomerat. Lanau berwarna kelabu terang tidak kompak dan tidak berlapis. Lempung dan lumpur berwarna kelabu sangat lunak. Gambut berwarna hitam kecoklatan. Dibeberapa tempat endapan ini mirip atau sulit dibedakan dengan endapan permukaan lainnya.

Qtp FORMASI PEMBUANG; tersusun atas batupasir karbonan, konglomerat, lanau, lempung dan gambut. Batupasir karbonan berbutir kasar – sedang, berkomposisi kuarsa, K feldspar, karbon dan biotit. Konglomerat berfragmen kuarsa dan matriks berupa kalsit dan batupasir. Batupasir kurang padu berbutir halus – sedang. Batulanau dan lempung berwarna kelabu, berlapis baik. Gambut coklat mencapai 50 cm. pentarikhan C 14 di bagian atas formasi menunjukkan umur Pleistosen atau 45.000 tahun. Formasi ini diendapkan dalam lingkungan delta berkembang yang meliputi tiga kali siklus pengendapan.

Satuan berikut ini (cekungan Pembuang) hanya dapat dilihat pada penampang melintang
Tpms; satuan ini identic dengan batuan klastik Miosen – Pliosen tak terpisahkan (mpU), Puspoputro (1987). Apabila disesuaikan dengan stratigrafi pantai selatan Kalimantan (Cater, 1981 dalam Puspoputro, 1987) ada kemungkinan satuan ini mirip dengan unit I yang terdiri atas; batupasir, batulempung dan lapisan – lapisan batubara. Bagian tengah dari satuan ini di duga ada kemiripannya dengan formasi Dahor di lembar Pangkalanbuun (Hermanto, 1991) dan Palangkaraya (Nila, 1986).

Tms; satuan ini identic dengan Mt, batuan klastik Miosen Tengah (Puspoputro, 1987). Kemungkinan pula mirip dengan unit II yang terdiri atas batupasir, batulempung serta perselingan antara batupasir dengan batulanau (Cater, 1981 dalam Puspoputro, 1987). Bagian bawah dari formasi Warukin di lembar Tewah ada kemungkinan sama dengan satuan ini (Sumartadipura, 1976).

Mu; satuan ini merupakan batuan dasar yang tak terpisahkan, berumur Mesozoikum terdiri atas; granit/granodiorite, mafik-ultramafik, sedimen, ofiolit, metamorfik dan batuan gunungapi (Nila, 1986, Puspoputro, 1987 dan Hermanto, 1991).

Satuan Peta Geologi Lembar Kualapembuang, Kalimantan
Gambar : Korelasi Satuan Peta Geologi Lembar Kualapembuang, Kalimantan
Penampang Peta Geologi Lembar Kualapembuang, Kalimantan
Gambar : Penampang Melintang Peta Geologi Lembar Kualapembuang, Kalimantan

STRUKTUR GEOLOGI


Di lembar Kualapembuang tidak ditemukan struktur geologi yang kompleks. Beberapa struktur melibatkan formasi Pembuang dan sebagian endapan tak terpisahkan antara lain sesar normal dan gawir.

Ada dua sesar normal dimana yang satu terletak di pantai dan memanjang ke timur laut sedang yang satunya lagi di daratan berarah timur – barat. Pola sesar pantai mempunyai kemiripan dengan pola liniasi gravitasi/magnetic setempat, maupun liniasi struktur cekungan Pembuang di laut Jawa. Sementara diduga bahwa sesar ini berhubungan dengan struktur/morfologi batuan dasar. Berbeda dengan sesar timur – barat yang mungkin lebih banyak dipengaruhi oleh proses keseimbangan pada batuan muda.

Struktur gawir dijumpai di zona sesar dan melibatkan formasi Pembuang dan sebagian endapan tak terpisahkan.

SUMBERDAYA MINERAL DAN PENGEMBANGAN WILAYAH


Mineral ekonomi yang mempunyai harapan dapat dikembangkan sebagai bahan dasar industry, antara lain;
  1. Pasir kuarsa murni berwarna putih, banyak ditemukan pada formasi Pembuang.
  2. Lempung kaolin berwarna kelabu terang, sangat halus,ditemukan pada formasi Pembuang.
  3. Gambut, sedikit mengalami pemampatan, ditemukan pada formasi Pembuang dengan tebal mencapai 100 cm.
  4. Minyak bumi, walaupun belum pernah ditemukan, tetapi mengingat tebalnya batuan sedimen di atas batuan dasar serta struktur yang kompleks maka harapan akan ditemukannya minyak bumi tetap ada.

Daerah pesisir pantai berpasir putih dengan hutan pantai yang alami, serta suaka margasatwa orang utan adalah modal utama untuk pengembangan daerah pariwisata.

Peta geologi lembar kualapembuang dapat di download pada link berikut : 1612 Kualapembuang


Referensi
Soetrisno, B. Jamal, E. Rusmana and S. Koesoemadinata. Geological Map of the Kualapembuang Quadrangle, Kalimantan. 1995.
Advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()