Fosfor sebagai Nutrisi Makro pada Tanaman

Fosfor merupakan bahan makanan utama yang digunakan oleh semua organisme untuk energi dan pertumbuhan. Secara geokimia, fosfor merupakan 11 unsur yang sangat melimpah di kerak bumi. Seperti halnya nitrogen, fosfor merupakan unsur utama di dalam proses fotosintesis. Fosfor biasanya berasal dari pupuk buatan yang kandungannya berdasarkan rasio N-P-K. Sebagai contoh 15-30-15, mengindikasikan bahwa berat persen fostor dalam pupuk buatan adalah 30% fosfor oksida (P2O5). Fosfor yang dapat dikonsumsi oleh tanaman adalah dalam bentuk fosfat, seperti diamonium fosfat ((NH4)2HPO4) atau kalsium fosfat dihidrogen (Ca(H2PO4)2).
Fosfat merupakan salah satu bahan galian yang sangat berguna untuk pembuatan pupuk. Sekitar 90% konsumsi fosfat dunia dipergunakan untuk pembuatan pupuk, sedangkan sisanya dipakai oleh industri ditergen dan makanan ternak.

Mineral-mineral Fosfat

Fosfat adalah batuan dengan kandungan fosfor yang ekonomis. Kandungan fosfor pada batuan dinyatakan dengan BPL (bone phosphate of lime) atau TPL (triphosphate of lime) yang didasarkan atas kandungan P2O5.
Sebagian besar fosfat komersial yang berasal dari mineral Apatit (Ca5(PO4)3(F,Cl,OH)) adalah kalsium fluo-fosfat dan kloro-fosfat dan sebagian kecil Wavelit (fosfat aluminium hidros). Sumber lainnya berasal dari jenis Slag, Guano, Krandalit (CaAl3(PO4)2(OH)5.H2O), dan Milisit (Na,K)CaAl6(PO4)4(OH)9.3H2O).
Apatit memiliki struktur kristal heksagonal dan biasanya dalam bentuk kristal panjang prismatik. Sifat fisik yang dimilikinya: warna putih atau putih kehijauan, hijau, kilap kaca sampai lemak, berat jenis 3.15-3.20, dan kekerasan 5. Apatit merupakan mineral asesoris dari semua jenis batuan— beku, sedimen, dan metamorf. Ini juga ditemukan pada Pegmatit dan urat-urat hidrotermal. Selain sebagai bahan pupuk, mineral Apatit yang transparan dan berwarna bagus biasanya digunakan untuk batu permata.

Siklus Fosfor

Siklus fosfor sangat mudah terganggu oleh kultivasi tanah yang intensif. Fosfor masuk ke laut melalui sungai. Pelapukan kontinen dari materi kerak bumi, yang mengandung rata-rata 0,1% P2O4 merupakan sumber utama dari fosfor sungai.
Siklus Fosfor
Gambar : Siklus Fosfor Marine

Sumberdaya Geologi

Reservoir fosfor berupa lapisan batuan yang mengandung fosfor dan endapan fosfor anorganik dan organik. Fosfat biasanya tidak atau sulit terlarut dalam air, sehingga pada kasus ini tidak dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Kehadiran mikroorganisme dapat memicu percepatan degradasi fosfat. Sumber fosfor organik adalah perbukitan guano. 
Di dunia, cadangan fosfat berjumlah 12 milyar ton dengan cadangan dasar sebesar 34 milyar ton. Cadangan fosfat yang ada diIndonesia adalah sekitar 2,5 juta ton endapan guano (0,17-43% P2O5) dan diperkirakan sekitar 9,6 juta ton fosfat marin dengan kadar 20-40% P2O5.

Referensi
I Wayan Warmada dan Anastasia Dewi Titisari. Agromineral. Yogyakarta, 2004.

Advertisement
loading...
BERIKAN KOMENTAR ()