Mineral Molibdenum sebagai Nutrisi Mikro pada Tumbuhan

Kegunaan Mineral Molibdenum sebagai Nutrisi Mikro pada Tumbuhan

Tumbuhan membutuhkan Molibdenum untuk memproduksi protein esensial dan membantu dalam pemakaian Nitrogen. Molibdenum diambil tumbuhan dalam bentuk anion negatif molibdat. Tanpa molibdenum, tumbuhan tidak dapat mengolah nitrogen menjadi asam amino. Tumbuh-tumbuhan polong (legumes) dan tanaman yang membutuhkan nitrogen lainnya tidak dapat mengambil Nitrogen dari atmosfer tanpa Molibdenum.

Sumber dan Sifat Fisik Mineral Molibdenum

Tanah sangat jarang mengalami defisit akan Molibdenum dan biasanya jika suplementasi dibutuhkan, hanya diperlukan satu ounce per acre (0,11 gram per m2). Sehingga, dapat dikatakan nutrisi penting ini hanya dibutuhkan oleh tumbuhan dalam jumlah yang sedikit. Molibdenum di alam bersumber pada dua mineral, yaitu Molibdenit (MoS2) dan Wulfenit (PbMoO4).
Mineral Molibdenum dalam Batuan
Gambar : Mineral Molibdenum dalam Batuan
Molibdenit mempunyai struktur kristal heksagonal, biasanya berbentuk kristal lembaran. Sifat fisik mineral ini meliputi: warna abu-abu timbal; kilap metalik; cerat hitam keabuan; kekerasan 1-1,5. Mineral ini merupakan mineral aksesor pada granit timah. Alterasi mineral ini dapat membentuk mineral Ferimolibdit (Fe2(MoO4)3.8H2O) yang berwarna kuning.
Wulfenit mempunyai struktur kristal tetragonal, biasanya berbentuk bujur sangkar tabular. Mineral ini berwarna kuning, oranye, merah, abu-abu atau putih; kilap kaca atau adamantin; cerat putih; dengan kekerasan 3 dan berat jenis 6,8. Mineral ini ditemukan sebagai hasil oksidasi urat timbal bersama-sama mineral timbal sekunder yang lainnya.

Referensi
I Wayan Warmada dan Anastasia Dewi Titisari. Agromineral. Yogyakarta, 2004.

Advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()