Panduan Eksplorasi Emas Plaser

Pendahuluan 

Emas placer terbagi dalam beberapa tipe yang terdapat di berbagai lingkungan geomorfologi. Wells (1969) menghasilkan klasifikasi yang disederhanakan meliputi: 
  1. Residual placer
  2. Eluvial placer
  3. Stream placer
  4. Bench placer
  5. Flood gold deposit
  6. Desert placer
  7. Tertiary gravel
  8. Miscellaneous types
  • Beach placer
  • Glacial deposit
  • Eolian deposit
  • Marine placer
Tidak ada upaya yang dilakukan untuk membahas berbagai jenis endapan plaser selain untuk menunjukkan kompleksitas masalah tersebut. Hasil endapan plaser mungkin tidak ditemukan di permukaan maka dari itu perlu dilakukan eksplorasi dan pengujian untuk membuka lapisan penutupnya (overburden). Dalam beberapa kasus, material placer ini mungkin basah. Hal ini menunjukkan bahwa sampel placer yang representatif tidak mudah untuk didapatkan dan di hampir semua kasus hasil sampel membutuhkan interpretasi pengukuran yang luas. 

Pengambilan Sampel Emas Plaser 

Pengambilan sampel emas plaser biasanya menghadapi tiga masalah, yaitu sebagai berikut: 
  1. Material emas, dan/atau material pelapisnya sering memiliki variasi ukuran yang luas. Berkisar dari ukuran pasir halus sampai boulder seberat ratusan kilogram. Sulit untuk mendapatkan sampel yang representatif dari material yang berbeda ini. 
  2. Emas memiliki nilai satuan yang tinggi, sehingga jumlah emas yang ekonomis dalam satu meter kubik gravel mungkin lebih rendah dari 1 bagian per seratus juta. 
  3. Penyebaran emas plaser seringkali tidak menentu. 
Kombinasi dari masalah ini menghasilkan situasi di mana pengambilan sampel endapan emas placer sulit dilakukan. Biasanya, ada keharusan untuk mengambil sampel dalam jumlah yang banyak dan mengurangi ukuran (reduce) sampel langsung di lapangan. Sementara mendulang tetap menjadi alat yang berguna dalam eksplorasi pendahuluan, itu adalah metode semi-kuantitatif yang terbaik dan tidak harus digunakan dalam estimasi Sumber Daya Mineral. 

Ada banyak teknik pengambilan sampel yang tersedia bagi QP (Qualified Person) untuk pengujian endapan placer. Teknik yang dipilih akan tergantung pada ketebalan lapisan penutup, ukuran butir dari material, ada atau tidak adanya air, apakah dinding penggalian mudah mengalami longsor dan beberapa faktor lainnya. Hasil interpretasi dari setiap pengambilan sampel merupakan bagian penting dari setiap pengujian endapan placer. 
Pengambilan Sampel Endapan Alluvial
Gambar : Kegiatan Pengambilan Sampel Endapan Alluvial
Dalam semua estimasi MRMR (Mineral Resources Mineral Reserves) pada endapan emas placer QP harus tetap memperhatikan atau mempertimbangkan faktor-faktor geologi (dengan penekanan pada geomorfologi, stratigrafi dan sedimentologi) dan ukuran butir emas. 

Aspek Lingkungan Endapan Emas Plaser 

Penambangan placer telah menciptakan masalah lingkungan yang parah di banyak daerah. Aspek lingkungan akan memerlukan sejumlah besar perhatian dalam setiap operasi penambangan yang diusulkan. 

Pelaporan Endapan Emas Plaser 

Emas plaser harus dilaporkan dalam gram per satuan volume (meter kubik). Unit yang dilaporkan mengacu pada meter kubik kering insitu. Kadar emas harus dilaporkan untuk membuat perbedaan yang jelas antara jumlah emas dan emas yang dapat dihasilkan melalui proses pemurnian yang diusulkan.

References
Clay, B.W., Shumaker, M.W., et al, 2004 Handbook for Mineral Examiners, United States Department of the Interior, Bureau of Land Management, H-3890-01, Mineral Examiners Certification Panel.
Macdonald, E.H., 1983, Alluvial Mining. The geology, technology and economics of placers. Chapman and Hall.
Wells, J.H., 1969, Placer Examination, Principles and Practice. United States Department of the Interior, Bureau of Land Management, Technical Bulletin 4.
Advertisement
loading...
BERIKAN KOMENTAR ()