Ibaratnya, Pengolahan Minyak Bumi Seperti Rangkaian Produksi di Pabrik, Sangat Rumit!

Pada dasarnya, roda dunia tidak akan bekerja dengan semestinya tanpa adanya salah satu bahan alam yang sangat dibutuhkan. Minyak bumi namanya. Pun, minyak bumi bukanlah suatu bahan alam yang instan digunakan. Ada proses panjang yang dilewati sebelum menghasilkan hasil jadi yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Kali ini, penulis akan membahas proses pengolahan minyak bumi.

Minyak bumi adalah minyak mentah. Nantinya, ketika selesai pengambilan pada situs sumber daya alam, akan ada beberapa proses yang selanjutnya dikerjakan demi mengolah minyak mentah menjadi suatu bahan yang dibutuhkan.

Sekadar tambahan informasi, minyak bumi adalah campuran dari macam-macam hidrokarbon yang sebagian besar adalah alkana.

6 Proses Pengolahan Minyak Bumi

Proses Pengolahan Minyak Bumi
6 Proses Pengolahan Minyak Bumi - Amuzigi.com

Beberapa proses terhadap minyak mentah dilakukan. Kenapa ada banyak proses? Karena pada dasarnya, pemanfaatan minyak mentah sangat beragam. Sebut saja, minyak tanah; bensin; reagen kimia; dan pembuatan obat-obatan. Semua hasil jadi, melalui proses yang berbeda. Itulah mengapa terdapat banyak proses terhadap pengolahannya.

1. Proses Destilasi

Ini adalah salah satu proses yang melakukan pemisahan terhadap fraksi di dalam minyak bumi. Fraksi ini dibedakan pada perbedaan titik didih. Umumnya, proses destilasi dilakukan pada wadah dengan bentuk tabung tingg yang mempunyai ketahanan terhadap udara (kedap udara).

Kurang lebih, proses awalnya, minyak mentah dialirkan ke dalam tabung, kemudian dipanaskan dengan tekanan 1 atmosfer dengan suhu 370 derajat celcius.

Kemudian, fraksi ini nantinya akan dipisahkan lagi. Beberapa pemisahan fraksi akan didasarkan pada titik didih. Titik didih terendah akan diletakkan pada bagian atas tabung, fraksi didih tinggi akan diletakkan pada bagian dasar tabung.

Hasil dari proses destilasi terhadap minyak mentah, antara lain: gas, bensin, minyak tanah, dieset, oli, lilin, dan aspal. Proses destilasi tidak langsung menghasilkan bahan jadi. Nantinya, akan ada proses dan tahapan selanjutnya untuk menghasilkan bahan jadi.

2. Proses Cracking

Proses ini adalah proses mengurai molekul-molekul besar senyawa hidrokarbon minyak mentah menjadi lebih kecil. Nama lain dari proses ini adalah proses refinery. Umumnya, ada tiga cara berbeda dalam proses ini, yakni:

  1. Thermal Cracking
  2. Catalyc Cracking
  3. Hydrocracking

3. Proses Reforming

Proses ini dilakukan untuk mengubah struktur pada molekul fraksi dengan mutu buruk menjadi lebih baik mutu molekul fraksinya. Proses ini dilakukan dengan menggunakan katalis (proses pemanasan). Proses ini disebut juga dengan proses isomerasi.

4. Proses Polimerasi dan Alkilasi

Proses ini identik dengan menambahkan jumlah atom di fraksi agar fraksi tersebut mempunyai panjang dan cabang yang banyak. Proses alkilasi menggunakan bahan katalis asam kuat, seperti: H2SO4, HCL, atau AlCl3 (asam Lewis).

Proses polimerisasi ialah penggabungan antara molekul kecil menjadi molekul lebih besar di fraksi sehingga mutu mengalami peningkatan. Jadi, tahap ini bersangkutan satu sama lain.

5. Proses Treating

Ini adalah proses dimana pemurnian fraksi minyak bumi melalui tahap eliminasi dari bahan pengotor yang terlibat pada proses pengolahan minyak bumi. Pada proses treating, akan ada bahan di dalam minyak bumi yang dihilangkan, antara lain:

  1. Bau tidak sedap - dihilangkan lewat proses copper sweetening and doctor treating
  2. Parafin - dihilangkan dengan proses solvent dewaxing
  3. Lumpur dan warna - dihilangkan dengan proses deasphalting
  4. Belerang - dihilangkan dengan proses desulfurizing.

Inti dari proses treating adalah menghilangkan bahan yang tidak punya manfaat dan mutu. Setelah proses ini, minyak mentah akan sangat berguna kehadirannya.


6. Proses Blending

Blending dilakukan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk agar siap pakai. Caranya, minyak mentah akan dicampurkan dan ditambahkan dengan bahan aditif. Dari banyaknya bahan, salah satu yang aktif adalah TEL (Tetra Ethyl Lead). TEL adalah bahan aditif yang gunanya untuk menaikkan oktan bensin. Setelah proses blending, akan tercipta minyak bumi dengan mutu lebih baik dan siap dipakai.

Hasil Dari Proses Pengolahan Minyak Bumi

Setelah melalui proses yang panjang di atas, akan tercipta hasil jadi dari minyak bumi siap pakai, antara lain:

LPG – Hasil pengolahan minyak bumi berupa gas cair yang memiliki unsur hidrokarbon ringan. Biasanya LPG ini digunakan untuk bahan bakar industri rumah tangga yaitu untuk memasak.

Bensin – Merupakan salah satu bahan bakar yang setiap harinya diburu oleh pengendara motor maupun mobil.

Kerosin – Adalah bahan bakar yang saat ini sulit ditemukan. Akan tetapi kerosin ini saat ini masih dicari sebagian masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk menyalakan api pada arang.

Solar – Umumnya, digunakan sebagai bahan bakar dalam pembakaran mesin diesel, baik itu mesin kendaraan ataupun mesin industri.

Yap, kurang lebihnya, itu adalah yang bisa penulis jabarkan mengenai bahasan pengolahan minyak bumi dari mentah hingga menjadi bahan siap pakai. Cukup mudah untuk anda pahami, kan?

Ibaratnya, Pengolahan Minyak Bumi Seperti Rangkaian Produksi di Pabrik, Sangat Rumit!