Pengertian Mineral Menurut Geologi Sudah Memuaskan Rasa Ingin Tahu Anda? Baca Lengkapnya Disini

Setiap harinya, tanpa disadari kita selalu menggunakan produk produk dan alat yang terbuat dari bahan dasar mineral. Sebut saja garam, kita semua pasti menggunakan garam, bukan? Garam pun berasal dari mineral, yakni mineral bernama halit. Lainnya, seperti obat asam lambung, ini terbuat dari mineral bernama mineral kalsit. Bahkan, printilan barang kecil seperti pensil pun terbuat dari mineral, yakni mineral grafit dan campuran tanah liat (lempung.) Pun, alat elektronik canggih seperti telepon pintar menggunakan bahan dasar campuran mineral dari pertambangan yang ada di seluruh dunia. Menarik, bukan? Karena hal inilah penulis tertarik melakukan pembahasan perihal pengertian mineral.

Sedikit tambahan lagi, mulai dari mobil dan kendaraan lain, bangunan yang kita tempati hingga pupuk untuk produksi makanan yang kita makan pun ada sumbangsih mineral di dalamnya. Kurang lebih, sampai artikel ini dirilas, tiga triliun ton komoditas mineral dipakai untuk penggunaan dan penunjang kelangsungan hidup manusia yang berjumlah 300 juta. Dari poin ini, dapat diambil kesimpulan sepuluh ton mineral di konsumsi hanya untuk satu orang setiap tahunnya.

Pengertian Mineral Dari Banyak Sisi

Pengertian Mineral | Amuzigi.com
Pengertian Mineral | Amuzigi.com

Dalam sudut pandang geologi, pengertian mineral dapat diartikan sebagai benda yang terbentuk dari proses alamiah yang pada umumnya ditemui mineral bentuknya padat dan didalamnya terdapat susunan kompleks kandungan bahan kimia. Sedangkan ilmu yang studinya membahas pengertian mineral dan variabel lainnya, disebut dengan miteralogi.

Pengertian mineral lain; mineral adalah padatan dari senyawa kimia yang homogen dan anorganik. Berarti, mineral memiliki sistem kristal khusus yang bentuknya terjadi dengan alami. Untuk suatu benda, tidak bisa sembarang untuk disebut benda tersebut mineral. Harus ada lima syarat yang memenuhi suatu benda untuk dapat disebut sebagai mineral. Dengan segala pengertiannya, inilah syarat suatu benda dapat disebut sebagai mineral:

  • Alami
  • Padat
  • Terdapat komposisi kimia khusus
  • Anorganik
  • Terdapat struktur internal dalam benda tersebut

Perlu penjelasan lebih? Mari simak pembahasannya di bawah.

Alami

Maksud dari kata alami disini, berarti suatu benda yang dapat disebut sebagai mineral bukan dari hasil buatan tangan manusia. Benda tersebut hasil buatan alami dan terbentuk dari proses alam. Sebagai contoh, baja bukanlah tergolong sebagai mineral karena dapat diproduksi oleh manusia juga.

Padat

Suatu benda dapat dibilang sebagai mineral bila struktur dan fisik benda tersebut berbentuk padat. Bila suatu benda bentuknya gas, cair atau lainnya, itu bukanlah mineral dan tidak termasuk di dalamnya, apapun alasannya.

Terdapat komposisi kimia khusus

Semua benda yang tergolong ke dalam mineral dipastikan memiliki komposisi kimia khusus di dalamnya. Pun, komposisi kimia yang dimaksud pasti bervariabel dan kisaran jumlahnya tertentu. Misalkan, mineral halit yang dikenal sebagai mineral dasar pembentukan garam. Komposisi kimia di dalamnya mengandung NaCl. Komposisi kimia yang terdiri di dalam mineral halit jumlahnya sama, yakni atom natrium dan klorit.

Anorganik

Maksud dari benda yang tergolong mineral haruslah anorganik, adalah, benda ataupun zat ini tidaklah dibuat dari organisme. Sebagai contoh, melihat dari kayu dan mutiara, dua benda ataupun zat ini bukanlah tergolong sebagai mineral. Kenapa? Karena kayu dan mutiara terbuat dari organisme.

Terdapat struktur internal dalam benda tersebut

Dalam poin ini, suatu benda atau atom di dalam mineral harus mempunyai pola yang sistematis dan berulang terus menerus. Untuk contoh, mineral halit mempunyai struktur internal dengan pola kubik.

Kurang lebihnya, penjabaran diatas sangat mencangkupi pembahasan dan pengertian mineral. Tidak terlalu sulit dan memang cukup mudah dipahami, bukan?

Pengertian Mineral Menurut Geologi Sudah Memuaskan Rasa Ingin Tahu Anda? Baca Lengkapnya Disini