5 Fungsi Lapisan Atmosfer bagi Kehidupan Makhluk Hidup

Fungsi lapisan atmosfer bagi kehidupan manusia di bumi - Atmosfer merupakan lapisan udara pelindung bumi. Secara etimologi, atmosfer diambil dari bahasa latin, Atmospharea, yang terdiri dari dua kata yaitu ‘atmos’ yang berarti udara atau uap dan ‘spharia; yang berarti lapisan. Nama ini pertama kali digunakan sekitar tahun 1630an ketika para peneliti melakukan penelitian terhadap bulan. Padahal bulan sendiri tidak memiliki lapisan seperti halnya atmosfer.

Lapisan Atmosfer pada Bumi

Pada atmosfer, terdapat berbagai campuran antara uap air, gas, dan debu. Kandungan gas dalam atmosfer mengambil peranan yang sangat penting untuk kehidupan manusia karena terdiri dari oksigen (20,97%), karbon dioksida (0,04%), dan gas-gas lain.

Lapisan atmosfer sendiri sebenarnya adalah lapisan bumi yang dapat dibagi berdasarkan susunan kimia di dalamnya, yakni terdiri dari:

  1. Lithofer atau bagian padat, terdiri dari batuan dan tanah.
  2. Hidrosfer atau bagian cair, yang terdiri dari sungai, laut, dan danau yang semuanya merupakan bentuk ekosistem.
  3. Atmosfer atau bagian udara, menyelimuti permukaan bumi yang terdiri dari troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.
  4. Biosfer atau tempat tinggal beragam jenis organisme.

Lapisan Atmosfer pada Bumi
Lapisan Atmospher Bumi

Fungsi Atmosfer bagi Kehidupan di Bumi

Sebagai bentuk lapisan yang menyelimuti seluruh permukaan bumi, atmosfer memegang peran yang sangat penting bagi kelangsungan semua makhluk hidup, mulai dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Adapun fungsi lapisan atmosfer adalah sebagai berikut:

1. Mengurangi Radiasi Cahaya
Fungsi pertama lapisan atmosfer adalah mengurangi radiasi cahaya yang berasal dari sinar matahari. Hal ini menjadikan bumi memiliki suhu rata-rata yang dapat digunakan manusia untuk beradaptasi. Selain itu, ketika malam hari tiba, maka suhu yang cukup tinggi di siang hari dapat dikurangi.

Pengurangan radiasi cahaya ini dapat dikatakan sangat penting karena apabila cahaya matahari langsung sampai ke bumi, maka hanya dalam hitungan detik bumi akan hancur. Menurut penelitian, ketika lapisan atmosfer yang menyelimuti bumi hilang dalam 18 detik saja, maka magma yang ada di perut bumi akan meluap dan menghancurkan seluruh isi bumi. Selain itu, pengurangan radiasi dari sinar matahari yang mengandung ultraviolet juga dianggap sangat penting untuk kesehatan mata dan kulit manusia.

2. Pendistribusi Air ke Segala Penjuru Bumi
Fungsi lapisan atmosfer yang kedua yakni sebagai pendistribusi air ke segala penjuru bumi, yang dikenal dengan sistem hidrologi. Dengan adanya sistem hidrologi, maka perputaran air di bumi dapat berjalan dengan lancar. Dalam sistem hidrologi, atmosfer memegang peran penting sebagai penampung air yang telah menguap dari permukaan tanah kemudian dibawa oleh awan sehingga air tidak hanya berkumpul pada satu tempat saja.

Tanpa adanya sistem hidrologi dari lapisan atmosfer, maka akan banyak wilayah mengalami kekurangan air. Padahal air menjadi salah satu materi yang paling dibutuhkan oleh semua makhluk.

3. Sebagai Penyedia Karbon Dioksida dan Oksigen
Seperti yang kita ketahui, setiap makhluk hidup baik itu hewan ataupun manusia, membutuhkan oksigen untuk dapat bertahan hidup. Tanpa adanya oksigen, maka manusia dan hewan tak akan dapat hidup di permukaan bumi. Sedangkan karbon dioksida dibutuhkan hewan agar dapat bernapas serta memproduksi makanannya sendiri dengan sistem fotosintesis. Hal ini karena salah satu pembentuk atmosfer adalah oksigen, karbon dioksida, serta hidrogen.

4. Pelindung Bumi dari Benda-Benda Langit
Fungsi lain yang dimiliki oleh lapisan atmosfer adalah sebagai pelindung bumi dari benda-benda yang bertebaran di langit seperti meteor. Dalam hal ini, peran atmosfer sangatlah terasa dimana atmosfer dapat mengikis atau mengurangi volume meteor dari luar angkasa yang tertarik oleh gravitasi bumi.

Sebagian besar meteor mungkin saja dapat hilang selama menembus atmosfer, namun ada sebagian yang lolos dan akhirnya jatuh ke bumi. Meski demikian, volume meteor tersebut dapat berkurang drastis sehingga tak menyebabkan kerusakan parah pada bumi.

Pernahkah Anda melihat hujan meteor yang memunculkan cahaya-cahaya indah? Cahaya itulah yang dihasilkan dari proses pengikisan volume meteor ketika menembus lapisan atmosfer bumi.

5. Tempat Peletakan Satelit Buatan
Fungsi terakhir dari lapisan atmosfer bumi adalah sebagai tempat peletakan satelit buatan manusia. Dalam hal ini, lapisan yang berperan adalah lapisan eksosfer yang merupakan lapisan paling luar atmosfer. Lapisan ini memiliki jarak lebih dari 300 km dari permukaan bumi dengan komposisi gas hidrogen yang sangat tinggi.

Jadi satelit yang diterbangkan oleh manusia akan mengorbit di bagian terluar lapisan atmosfer sehingga memiliki jangkauan luas dalam rangka mengambil pencitraan bumi. Hal ini akan sangat mendukung sistem informasi geografis yang dikembangkan oleh manusia dalam memetakan wilayah-wilayah bumi.

Itulah beberapa fungsi dari lapisan atmosfer yang harus Anda ketahui. Dengan berbagai fungsi tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa keberlangsungan makhluk hidup di muka bumi bergantung pada fungsi lapisan atmosfer, semoga bermanfaat.

5 Fungsi Lapisan Atmosfer bagi Kehidupan Makhluk Hidup