Kilas Balik Sistem Tata Surya, Pelajaran Sekolah Yang Terlupakan, Padahal, Teramat Penting!

Tidak asing lagi di dengar, bahkan sejak proses berada di bangku sekolah, sistem tata surya adalah salah satu pembelajaran yang mungkin sudah menempel di benak kita. Betul?

Tapi, yang namanya manusia, pasti ada lupa dan khilafnya. Mungkin lupa, mungkin juga perlu untuk memanggil kembali ingatan tentang pelajaran sistem tata surya di dalam otak, mungkin juga memang tidak memperhatikan pelajaran ini sewaktu di bangku sekolah, hehehe.

Kembali ke topik pembahasan..

Ketika membahas perihal sistem tata surya, kita akan membahas keseluruhan dari benda-benda langit, seperti; matahari, satelit, asteroid, satelit bumi, planet, komet,  dan benda langit yang mengambang lainnya. Semua sistem tata surya tersebut akan terbentuk sebuah sistem secara teratur serta semua objek yang ada dilangit akan terikat dengan gaya gravitasi.

Pertanyaannya adalah, bagaimana sistem tata surya terbentuk? Lihat penjelasannya dibawah.

Pembentukan Sistem Tata Surya

sistem tata surya | amuzigi.com
Bagaimana Sistem Tata Surya Terbentuk? Baca Penjelasannya Dibawah | Amuzigi.com

Teori Nebula, teori Planetesimal dan teori Awan Debu. Akrab dengan nama ketiga teori tersebut? Yap, pembahasan seputar pembentukan dari tata surya akan selalu berkaitan dengan pembahasan tiga teori paling populer yang baru penulis jabarkan. Untuk lebih jelasnya, mari sedikit membahas beberapa teori tersebut.

Teori Nebula (teori kabut) - Pembentukan Sistem Tata Surya Menurut Immanuel Kant dan Pierre Simon de Laplace

Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli tata di atas, disebutkan bahwa tata surya tercipta dari kabut yang berpijar lalu terikat di dalam jagat raya (galaksi.) Dikarenakan beberapa kabut besar berbentuk bulat layaknya bola besar, jika bola mengecil maka perputaran yang terjadi akan semakin besar. Akibanya, bentuk bola mendekat kepada kutub lalu melebar pada bagian equator. Yang terjadi adalah equator melebar dan bagian massa dari kabut gas menjadi gumpalan inti dan membentuk gelang yang mengelilingi bagian utama kabut. Dari proses itu, terbentuklah sebuah planet dan satelit-satelitnya. Disebutkan oleh Immanuel Kant dan Pierre Simon de Laplace bahwa matahari juga tercipta dari proses ini.

Teori Planetesimal - Pembentukan Sistem Tata Surya Menurut Thomas C Chamberlain dan Forest R Moulton

Tata surya terbentuk dari adanya benda langit lainnya yang lewat dengan objek matahari ketika proses matahari terbentuk. Karena kedekatan ini, benda langit itu dengan matahari, akibatnya timbul tonjolan di permukaan matahari. Dengan adanya bantuan dari bintang terdekat dengan matahari, ini memberi efek gravitasi yang kuat dan membuat terbentuk dua lengan spiral memanjang di permukaan matahari.

Setelahnya, sebagian dari materi pun tertarik dan sebagian benda langit tetap mengorbit dan mendingin lalu memadat. Inilah yang disebut dengan planetisimal untuk benda langit yang kecil, sedangkan benda langit besar disebut sebagai protoplanet. Setelahnya, objek tersebut bergerak tidak beraturan dan bertabrakan dari waktu ke waktu, akibatnya adalah terbentuklah bulan dan planet. Sedangkan sisa material lainnya berubah menjadi komet ataupun asteroid.

Teori Awan Debu - Pembentukan Sistem Tata Surya Menurut Carl Von Weizsaeker dan Gerard P Kuiper

Tata surya terbentuk dan berawal dari gumpalan gas dan debu. Kemudian, gumpalan awan ini mengalami sumbatan dan pada proses itu juga debu dan partikelnya tertarik masuk ke inti gas dan menghasilkan gumpalan bola lalu terikat membentuk cakrab tebal di bagian tengah dan tepi yang tipis.

Partikel yang terletak di tengah cakram saling menekan lalu kemudian menghasilkan panas dan pijaran. Inilah cikal bakal dari matahari. Sementara itu, bagian luar berputar liat dan cepat yang sehingga menjadi terpecah dan membentuk gumpalan kecil. Gumpalan kecil inilah yang membeku dan menjadi cikal bakal planet dalam sistem tata surya.

Cukup detil, kan?

Yap, menurut pendapat ahli di atas, sistem tata surya bermacan dan bervariasi proses pembentukannya. Namun intisarinya tetap sama, sistem tata surya adalah proses panjang yang terbentuk jutaan tahun lamanya.

Bahkan dengan proses tersebut, sistem tata surya masih menjadi misteri yang jadi pekerjaan rumah untuk diselesaikan. Walau sebenarnya kita mengetahui, ini adalah pekerjaan rumah yang tidak akan selesai dalam waktu sebentar. Bahkan, penulis pun dengan segala keterbatasan kemampuannya berpendapat sistem tata surya masih belum dapat rampung dalam waktu dekat.

Ingin mengetahui lebih detil mengenai sistem tata surya serta hal dan variabel lain di dalamnya? Jangan lupa bookmark blog ini untuk mengetahui banyak informasi lainnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kilas Balik Sistem Tata Surya, Pelajaran Sekolah Yang Terlupakan, Padahal, Teramat Penting!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel