8 Ciri Ciri Danau Tektonik yang Harus Anda Ketahui

Ciri ciri danau tektonik – Seperti yang kita ketahui, air merupakan salah satu komponen abiotik yang memiliki peran penting untuk semua makhluk hidup di muka bumi. Tanpa air, tak akan ada makhluk hidup yang mampu bertahan. Air yang ada di bumi berasal dari beragam sumber seperti laut, sungai, mata air bawah tanah, dan danau.

Secara etimologi, danau berarti cekungan yang terdapat di permukaan bumi dengan ukuran sangat besar serta digenangi oleh air. Jenis air yang mengisi cekungan tersebut dapat berupa air tawar ataupun air asin.

Kembali pada ulasan mengenai danau tektonik, ini merupakan jenis danau yang terbentuk akibat proses pergeseran lempeng bumi atau yang biasa disebut dengan gerakan tektonik. Patahan tanah yang muncul akibat pergeseran tektonik tersebut akan mengalami amblasan atau pemerosotan sehingga tercipta cekungan pada permukaan bumi. Cekungan tersebut akhirnya terisi oleh air, baik dari air hujan ataupun dari sungai yang mengalirkan air ke dalam cekungan.

Ciri Khas Danau Tektonik


Danau Tektonik

Adapun contoh danau tektonik yang dapat dijumpai di Indonesia adalah Danau Takengon, Danau Towuti, Danau Poso, Danau Minanjau, Danau Tondano, Danau Singkarak, Danau Tempe, dan Danau Sentani. Danau tektonik mempunyai ciri khas jika dibandingkan dengan danau lain pada umumnya. Berikut adalah ciri ciri danau tektonik:

Memiliki Beragam Organisme
Sekedar informasi, ekosistem danau tektonik umumnya merupakan ekosistem air tawar sehingga sering dihuni oleh filum-filum hewan. Salah satu contoh organisme dalam danau tektonik adalah nekton. Bahkan pada tingkatan yang tertinggi, danau tektonik dapat dihuni oleh hewan-hewan predator seperti hiu gergaji. Ini adalah satu-satunya jenis ikan hiu yang dapat hidup pada ekosistem air tawar.

Mempunyai Kadar Oksigen dalam Air
Ciri yang selanjutnya adalah terdapat kandungan oksigen pada danau tektonik mulai dari bagian paling atas hingga dasar danau. Oksigen yang ada pada air danau tersebut tersedia dalam jangka panjang. Namun hal ini juga dipengaruhi oleh produktif atau tidaknya fitoplankton di dalam danau. Apabila fitoplankton produktif, maka kadar oksigen hanya akan tersedia di daerah profundal, yakni daerah dalam danau yang tak tertembus oleh cahaya matahari.

Kondisi Air Dipengaruhi oleh Kedalaman Danau
Apabila cekungan yang timbul akibat pergeseran tektonik memunculkan danau yang dalam, maka air yang memenuhi danau akan semakin banyak. Hal ini juga berpengaruh pada kejernihan air danau. Semakin dalam danau, maka air akan lebih jernih. Begitu juga sebaliknya, ketika danau hanya memiliki cekungan yang dangkal, maka air danau akan keruh.

Memiliki Perbedaan Suhu yang Tidak Begitu Mencolok
Ciri ciri danau tektonik yang selanjutnya adalah suhu danau tersebut memiliki perbedaan yang tak terlalu mencolok. Maksudnya adalah perbedaan suhu danau pada waktu siang dan malam hari. Hal ini karena umumnya cahaya matahari tak dapat masuk terlalu dalam pada bagian danau sehingga tidak menimbulkan perbedaan suhu yang terlalu jauh.

Hanya Sedikit Cahaya yang Dapat Menembus Air
Masih berkaitan dengan banyaknya cahaya matahari yang masuk ke dalam wilayah danau tektonik, cahaya yang masuk pada air danau hanya dapat menembus beberapa meter di atas permukaan air saja. Dengan kata lain, penetrasi cahaya matahari tak akan sampai pada dasar danau.

Didominasi oleh Ganggang
Umumnya ekosistem danau tektonik memiliki jenis flora yang khas, yakni tumbuhan biji serta ganggang. Di samping itu, tumbuhan yang ada di area danau tektonik juga merupakan tumbuhan yang telah melakukan proses adaptasi pada lingkungan air tawar. Adapun ciri-ciri tumbuhan yang dapat hidup pada ekosistem air tawar adalah:
  1. Tumbuhan bersel satu. 
  2. Memiliki dinding yang kuat. 
  3. Air dapat masuk dalam sel secara maksimal kemudian akan berhenti dengan sendirinya. 
  4. Tumbuhan memiliki jangkar berbentuk akar sulur.

Pergerakan Gelombang Kecil pada Permukaan Danau
Ciri-ciri lain danau tektonik adalah memiliki gelombang kecil pada bagian permukaan danau. Meskipun air pada danau tektonik sifatnya menggenang, namun danau ini kemungkinan juga memiliki gelombang. Gelombang air yang muncul pada danau tektonik diakibatkan oleh angin yang menerpa bagian permukaan danau.

Permukaannya Lebih Tinggi Dibandingkan Air Laut
Ciri khusus yang dimiliki oleh danau tektonik adalah letaknya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan air laut. Pada lokasi permukaan yang lebih tinggi, cekungan danau dapat terisi dengan mudah, khususnya oleh air hujan.

Ciri-ciri di atas menjadi salah satu ciri khusus yang hanya dimiliki oleh danau tektonik. Demikian ulasan tentang ciri ciri danau tektonik, semoga bermanfaat.

8 Ciri Ciri Danau Tektonik yang Harus Anda Ketahui