Lapisan Mesosfer: Karakteristik, Suhu dan Fungsinya

Lapisan mesosfer merupakan satu di antara 5 lapisan yang terdapat pada atmosfer seperti troposfer, stratosfer, termosfer/ionosfer, dan eksosfer. Letak dari mesosfer sendiri berada di tengah-tengah 5 lapisan tersebut. Nama mesosfer diambil bahasa Yunani, ‘Mesos’, yang berarti pertengahan. Penamaan tersebut didasari dari letak mesosfer yang ada di tengah atmosfer.

Ketinggian dari mesosfer adalah sekitar 50 km hingga 85 km dari permukaan bumi. Pada lapisan inilah meteor atau benda langit yang jatuh karena gravitasi bumi dibakar sehingga menghasilkan bintang berekor. Tanpa adanya mesosfer, tentu saja bumi beserta isinya akan binasa akibat jatuhnya benda-benda langit tersebut.

Ketika memasuki mesosfer, suhu akan menjadi sangat rendah bahkan mencapai minus 70 derajat Celcius. Oleh karena itu, pada lapisan inilah manusia dapat menemukan fenomena alam berupa awan Noctilucent, yakni sebuah awan yang memiliki kandungan kristal-kristal es. Untuk memahami lebih jauh tentang mesosfer, simak ulasan berikut ini.

Karakteristik atau Ciri Mesosfer


Ciri Mesosfer
Ciri Mesosfer

Sama seperti lapisan atmosfer lainnya, mesosfer juga memiliki karakteristik atau ciri khusus yang membedakannya dengan lapisan stratosfer, troposfer, termosfer, dan eksosfer. Adapun karakteristik mesosfer adalah:
  1. Berada pada ketinggian 50 km hingga 80 km.
  2. Rata-rata suhu pada lapisan ini adalah -50 derajat Celcius hingga -70 derajat Celcius.
  3. Menjadi lapisan yang melindungi bumi dari hantaman benda-benda langit seperti meteor atau pecahan batu dari luar angkasa.
  4. Ketebalannya lapisan ini sekitar 45 km hingga 75 km.
  5. Semakin tinggi jaraknya dari permukaan bumi, maka suhu lapisan ini akan semakin rendah.

Itulah karakteristik atau ciri-ciri dari mesosfer yang membedakannya dengan lapisan lain di atmosfer.

Suhu pada Mesosfer

Berbicara mengenai suhu pada lapisan mesosfer, rata-rata suhu lapisan ini mencapai -50 derajac Celcius sampai -70 derajat Celcius. Hal ini karena setiap ketinggiannya bertambah sebanyak 100 meter, suhu lapisan ini turun rata-rata sebesar 0.4 derajat Celcius.

Terjadinya penurunan suhu pada mesosfer diakibatkan oleh kesetimbangan radioaktif yang memiliki sifat negatif. Pada lapisan ini, suhu terendah bahkan dapat mencapai -80 derajat Celcius yang terjadi pada puncak mesosfer. Puncak lapisan tersebut dinamakan mesopause, yakni sebuah lapisan yang berada di antara mesosfer dan termosfer.

Fungsi Mesosfer

Sebagai lapisan atmosfer yang letaknya berada di tengah-tengah, terdapat beberapa fungsi yang dimiliki oleh mesosfer. Fungsi tersebut memiliki manfaat untuk kehidupan bumi beserta isinya. Adapun fungsi mesosfer adalah:

1. Melindungi Bumi dari Benda-Benda Langit
Fungsi pertama yang dimiliki oleh mesosfer adalah sebagai pelindung bumi dari berbagai benda langit yang jatuh karena gravitasi bumi. Sekedar informasi, terdapat ratusan bahkan ribuan benda-benda langit yang berada di luar angkasa. Benda langit yang melayang-layang tersebut dapat jatuh ke bumi apabila masuk dalam lingkup atmosfer yang pada akhirnya tertarik oleh gravitasi bumi.

Akibat paling buruk dari jatuhnya benda langit seperti meteor adalah bumi dapat hancur atau bahkan muncul ledakan yang mampu membakar benda-benda di bumi. Dengan adanya mesosfer, maka meteor yang tertarik oleh gravitasi dapat dibakar habis sebelum mencapai permukaan bumi. Meski demikian, untuk meteor yang memiliki ukuran sangat besar, masih terdapat kemungkinan dapat menembus lapisan ini.

2. Berfungsi sebagai Penghantar Gelombang
Fungsi kedua dari lapisan mesosfer adalah sebagai penghantar gelombang elektromagnetik. Seperti halnya lapisan troposfer yang berada di atas mesosfer, terdapat atom-atom yang fungsinya sebagai pemantul gelombang elektromagnetik pada lapisan ini. Dengan kata lain, manusia dapat memanfaatkan pantulan gelombang elektromagnetik dari mesosfer untuk mendukung kegiatan informasi dan komunikasi seperti pada radio, telepon, dan televisi.

3. Pendingin Radiasi Ultraviolet
Fungsi lain yang dimiliki oleh mesosfer adalah sebagai pendingin dari radiasi sinar ultraviolet yang jatuh ke bumi. Jadi panasnya sinar matahari akan dipecah pada lapisan termosfer. Setelah itu, panas yang datang dari lapisan termosfer akan sampai pada mesosfer. Suhu mesosfer yang sangat dingin akan menurunkan suhu panas dari sinar ultraviolet yang telah dipecah oleh termosfer.

Selanjutnya, suhu matahari yang telah cukup dingin tersebut akan kembali diolah pada lapisan stratosfer dan troposfer. Dengan begitu, maka jumlah sinar ultraviolet yang diterima oleh bumi hanya sekitar 10% saja.

Itulah beberapa manfaat yang dimiliki oleh mesosfer bagi bumi serta kehidupan manusia di dalamnya. Demikian ulasan tentang lapisan mesosfer, semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Lapisan Mesosfer: Karakteristik, Suhu dan Fungsinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel