Lapisan Troposfer: Pengertian, Kandungan, Ciri-Ciri dan Manfaatnya

Lapisan Troposfer – Bumi merupakan salah satu planet di sistem tata surya yang seluruh bagiannya diselimuti lapisan atmosfer yang disusun oleh troposfer, mesosfer, termosfer atau ionosfer, dan eksosfer. Dengan adanya lapisan-lapisan atmosfer tersebut, maka makhluk biotik dan abiotik di bumi dapat hidup. Selain itu, lapisan atmosfer juga berfungsi mencegah bumi tertabrak meteor yang jatuh akibat gravitasi bumi.

Di antara beberapa lapisan atmosfer yang disebutkan di atas, troposfer merupakan lapisan yang paling dekat dengan bumi karena bersinggungan langsung dengan permukaan tanah hingga jarak ketinggian 10 km di atas bumi. Pada lapisan inilah manusia serta berbagai makhluk hidup lainnya dapat bernapas karena udara yang disediakan oleh troposfer. Untuk memahami lebih jauh tentang troposfer, simak ulasan berikut.

Pengertian Troposfer



Troposfer berasal dari kata ‘Tropos’ bahasa Yunani yang memiliki arti balik atau perubahan. Lapisan ini memiliki bentuk yang unik, yakni lonjong, dan ukurannya lebih tipis saat berada di wilayah kutub sedangkan lebih luas ketika di wilayah khatulistiwa. Pada lapisan ini, terjadi beberapa siklus alam mulai dari siklus hidrologi hingga gejala alam yang lain seperti perubahan suhu yang mendadak, perubahan cuaca, tekanan, serta angin.

Ciri-Ciri Troposfer

Sebagai lapisan yang memiliki ketinggian paling rendah, troposfer mempunyai karakteristik atau ciri-ciri yang membedakannya dari lapisan atmosfer lain. Adapun ciri-ciri lapisan troposfer adalah sebagai berikut:
  1. Memiliki ketebalan paling tipis jika dibandingkan dengan lapisan stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Ketebalan yang dimiliki oleh troposfer hanya sekitar 9 – 10 km untuk wilayah kutub. Sedangkan pada wilayah selain kutub, ketebalannya dapat mencapai 12 km.
  2. Merupakan lapisan atmosfer dimana gejala atau peristiwa alam terjadi.
  3. Tinggi atau rendahnya suhu pada troposfer dipengaruhi oleh ketinggian jarak antara troposfer dan permukaan bumi. Untuk setiap ketinggian 100 meter, suhu pada troposfer akan turun sebesar 0.5 derajat Celcius. Jadi semakin tinggi troposfer, maka akan semakin rendah pula suhunya. Begitu juga sebaliknya.
  4. Pada lapisan ini, terdapat pula lapisan tropopause, yakni batas antara troposfer dan statosfer. Lapisan tropopause dapat diartikan sebagai titik dimana perubahan suhu yang tergantung ketinggian berhenti. Dengan kata lain, suhu akan berhenti menurun ketika memasuki lapisan tropopause.

Itulah beberapa ciri khas dari troposfer yang menjadikan lapisan ini berbeda dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lainnya.

Berbagai Kandungan Troposfer

Sebagai salah satu lapisan yang menyelimuti bumi, troposfer memiliki beberapa kandungan berupa komponen atau mokeluk penyusun lapisan tersebut. Pada lapisan ini, kandungan kimia di dalamnya cukup beragam, selain kandungan uap air. Hal ini karena semakin karena semakin bertambah ketinggiannya, maka kandungan uap air akan menurun.

Meski demikian, kandungan paling besar pada lapisan troposfer adalah uap air. Setidaknya 99% uap air yang terdapat di bumi disimpan pada lapisan ini. Fungsi dari uap air pada troposfer sendiri adalah sebagai pengatur suhu udara karena dapat menyerap radiasi termal sertam energi matahari. Sedangkan untuk kandungan lain, troposfer juga mengandung sekitar 80% dari massa atmosfer. Secara rinci, berikut adalah kandungan troposfer:
  1. Uap air
  2. Nitrogen
  3. Hidrogen
  4. Kabon dioksida
  5. Asap
  6. Jejak argon
  7. Polutan

Itulah molekul atau komponen yang menyusun troposfer. Melihat dari rincian kandungan troposfer di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa jenis kandungan yang dihasilkan kegiatan manusia seperti polutan dan asap. Semakin banyak polutan dan asap pada lapisan ini, maka akan semakin besar pula risiko munculnya kabut asap di bumi.

Manfaat Troposfer di Permukaan Bumi

Seperti yang kita tahu, lapisan atmosfer memiliki peranan yang berbeda-beda terkait manfaat yang diberikan untuk kehidupan semua makhluk di bumi. Hal ini juga berlaku untuk troposfer yang bersinggungan langsung dengan bumi. Oleh karena itu, terdapat beberapa manfaat yang diberikan oleh troposfer untuk kehidupan makhluk hidup, di antaranya adalah:
  1. Tempat terbentuk dan terjadinya perubahan cuaca.
  2. Merupakan lapisan dengan kandungan uap air yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia di bumi.
  3. Tempat terjadinya hujan.
  4. Tempat yang menjadi penyedia sumber udara yang dibutuhkan oleh semua makhluk hidup.
  5. Lapisan yang paling aman untuk laju pesawat terbang.

Itulah manfaat yang dapat dirasakan dengan adanya troposfer yang menyelimuti bumi. Tanpa adanya lapisan ini, dapat dipastikan bumi dan isinya tak akan dapat bertahan hidup seperti sekarang. Demikian ulasan tentang lapisan troposfer, semoga bermanfaat.

Lapisan Troposfer: Pengertian, Kandungan, Ciri-Ciri dan Manfaatnya