Inilah Daerah Penghasil Tembaga di Indonesia

Daerah Penghasil Tembaga

Sudah menjadi rahasia umum jika Indonesia terkenal dengan hasil tambangnya yang melimpah. Mulai dari sumberdaya batu bara hingga mineral. Tahukah Anda bahwa di Indonesia ada banyak daerah yang kaya akan pertambangan tembaga. Daerah penghasil tembaga di indonesia tersebar di berbagai wilayah. Sehingga wajar saja jika tembaga yang dihasilkan di tanah air banyak yang diekspor ke luar negeri.

Jika dilihat dari data peringkatnya, Indonesia menduduki peringkat ke 2 sebagai negara dengan jumlah produksi tambang terbesar di dunia. Total produksinya mencapai angka 10,4% dari total produksi tambang yang ada di dunia. Sedangkan jika dilihat dari cadangan tembaganya, Indonesia mendapat peringkat ke 7 dengan cadangan sebesar 4,1 persen. Lantas, daerah mana saja yang memiliki kontribusi besar untuk pertambangan tembaga di Indonesia? Inilah penjelasannya.

1. Wonogiri, Tirtamoyo
Kabupaten yang berada di Jawa Tengah ini terkenal dengan aktivitas penambangan tembaganya yang sudah mulai berproduksi sejak lama. Setahun 2011 bersama-sama dengan tenaga pemahat dan belasan tenaga angkut yang berasal dari penap bulan, tembaga murni yang bisa dihasilkan bisa mencapai 1,8 ton. Sedangkan bahan tembaga mentah yang dihasilkan tiap bulannya adalah 21 ton. Di pertambangan ini, tembaga diproduksi dengan cara membuat trowongan mendatar yang memiliki panjang vertikal kurang lebih 13 meter dan panjang 54 meter.

2. Kompara, Papua (Timika)
Daerah penghasil tembaga di indonesia selanjutnya adalah Kompara, Papua. Wilayah Papua memang terkenal dengan sumber daya alamnya yang menakjubkan. Tidak mengherankan jika tembaga dari Papua menjadi salah satu suplier produksi tembaga di Indonesia.

3. Cikotok, Jawa Barat
Cikotok adalah salah satu daerah penghasil tembaga di indonesia yang tergolong besar. Dari Kota Serang, Cikotok bisa ditempuh dengan waktu sekitar 4 jam. Pertambangan tembaga di kota ini pertama kali dimulai oleh pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1839. Kemudian pada tahun 1936 sampai dengan 1939 dibuka secara resmi sebagai industri pertambangan tembaga. Di tahun 1939 hingga 1942, pemerintahan Hindia Belanda diketahui membangun pabrik pengolahan tembaga. Lalu dikuasai negara Jepang pada tahun 1945 sampai dengan 1948. Setelah merdeka, pertambangan tembaga di Cikotok dikuasai oleh Indonesia.

4. Sangkaropi, Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan juga populer dengan kekayaan alamnya yang menakjubkan. Salah satunya adalah hasil pertambangan tembaganya yang melimpah. Sebagai daerah penghasil tembaga di indonesia, Sangkaropi banyak menghasilkan tembaga untuk berbagai keperluan di Indonesia. Daerah Sangkaropi pada dasarnya tersusun dari Batuan Vulkanik. Batuan ini mengalami proses pelapukan yang tinggi. Hal tersebutlah yang membuat bahan galian emas dan tembaga sangat banyak di daerah ini. Berdasarkan informasi yang ada, perusahaan tambang tembaga di Sangkaropi sudah ada sejak tahun 70 an akhir.

5. Silungkang, Sumatera Barat
Sumatera Barat juga memiliki pertambangan tembaga yang cukup besar. Pertambangan tembaga tersebut berada di daerah Silungkang, Lunto, Sumbar.

6. Sanaman Mantikei, Kalimantan Tengah
Daerah penghasil mineral tembaga selanjutnya adalah Sanaman Mantikei yang ada di Katingan Kalimantan Tengah. Hasil pertambangan tembaga dari Kalimantan Tengah ini terkenal berkualitas sehingga banyak digunakan untuk keperluan industri.

Selain nama-nama daerah di atas, masih ada banyak daerah penghasil tembaga murni lainnya di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Tasikmalaya Jabar, Sekongkang NTB, Pacitan Jatim,  Donggala Sulteng, Bone Sulsel, dan lain sebagainya. Demikianlah informasi mengenai daerah penghasil tembaga di indonesia. Semoga ulasan kali ini dapat menambah wawasan Anda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Inilah Daerah Penghasil Tembaga di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel